Sehari di Uranus Diklaim Melebihi Waktu 24 Jam di Bumi
Kamis, 10 April 2025 - 09:41 WIB
loading...
Sehari di Uranus. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
LONDON - Hanya satu wahana antariksa yang pernah mengunjungi Uranus, yaitu Voyager 2 milik NASA , yang melakukan penerbangan lintas bersejarahnya pada tanggal 24 Januari 1986.
BACA JUGA - Fenomena Uranus Bercahaya Cincin Tertangkap Kamera NASA
Wahana antariksa tersebut diluncurkan pada tahun 1977 untuk mempelajari planet-planet luar tata surya dan berhasil mengumpulkan data berharga tentang cincin, bulan, dan medan magnet Uranus. Wahana tersebut juga memberi kita gambar-gambar terperinci pertama dari dunia yang jauh dan menakjubkan ini.
Sejak saat itu, tidak ada wahana antariksa lain yang pernah mengunjungi planet tersebut. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Voyager 2 sekitar 38 tahun lalu, para ahli meyakini bahwa periode rotasi planet tersebut adalah 17 jam, 14 menit, dan 24 detik.
Perkiraan ini didasarkan pada sinyal radio yang dipancarkan oleh aurora planet tersebut dan pengukuran medan magnet langsung.
Angka ini membantu para ilmuwan memetakan permukaan Uranus, tetapi berdasarkan analisis data terbaru dari Teleskop Luar Angkasa Hubble, peta tersebut mungkin perlu disesuaikan, demikian yang ditunjukkan oleh sebuah studi baru.
Data dari Voyager 2 dan estimasi yang dibuat darinya disertai ketidakpastian yang melekat. Sebuah tim astronom, yang dipimpin oleh Laurent Lamy dari Observatorium Paris, melacak gerakan aurora raksasa es yang bercahaya menggunakan data yang dikumpulkan oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble antara tahun 2011 dan 2022.
BACA JUGA - Fenomena Uranus Bercahaya Cincin Tertangkap Kamera NASA
Wahana antariksa tersebut diluncurkan pada tahun 1977 untuk mempelajari planet-planet luar tata surya dan berhasil mengumpulkan data berharga tentang cincin, bulan, dan medan magnet Uranus. Wahana tersebut juga memberi kita gambar-gambar terperinci pertama dari dunia yang jauh dan menakjubkan ini.
Sejak saat itu, tidak ada wahana antariksa lain yang pernah mengunjungi planet tersebut. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Voyager 2 sekitar 38 tahun lalu, para ahli meyakini bahwa periode rotasi planet tersebut adalah 17 jam, 14 menit, dan 24 detik.
Perkiraan ini didasarkan pada sinyal radio yang dipancarkan oleh aurora planet tersebut dan pengukuran medan magnet langsung.
Angka ini membantu para ilmuwan memetakan permukaan Uranus, tetapi berdasarkan analisis data terbaru dari Teleskop Luar Angkasa Hubble, peta tersebut mungkin perlu disesuaikan, demikian yang ditunjukkan oleh sebuah studi baru.
Data dari Voyager 2 dan estimasi yang dibuat darinya disertai ketidakpastian yang melekat. Sebuah tim astronom, yang dipimpin oleh Laurent Lamy dari Observatorium Paris, melacak gerakan aurora raksasa es yang bercahaya menggunakan data yang dikumpulkan oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble antara tahun 2011 dan 2022.
Lihat Juga :