Pembuangan Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Dihentikan setelah Gempa Besar di Jepang

Selasa, 09 Desember 2025 - 19:20 WIB
loading...
Pembuangan Limbah Nuklir...
Nuklir Fukushima. FOTO/ World Nuclear
A A A
TOKYO - Pembuangan air limbah nuklir terkontaminasi dari PLTN Fukushima Daiichi yang rusak ke laut telah dihentikan setelah gempa berkekuatan 7,6 skala Richter yang melanda Jepang timur laut pada hari Senin (8/12/2025).



Tidak ada kelainan yang dilaporkan di PLTN di Hokkaido maupun di prefektur timur laut Aomori, Miyagi, dan Fukushima, menurut penyiar publik NHK.

Tokyo Electric Power Company (TEPCO) mengatakan pembuangan air limbah dari PLTN dihentikan pada pukul 23.42 waktu setempat setelah peringatan tsunami dikeluarkan.

Beberapa korban luka dilaporkan di Aomori dan Hokkaido.

Pemerintah Prefektur Aomori mengatakan sekitar 2.700 rumah tanpa listrik, Kyodo News melaporkan.

Gempa terjadi pukul 23.15 waktu setempat pada kedalaman 50 kilometer, tercatat berkekuatan enam pada skala seismik tujuh skala Jepang di kota Hachinohe, Prefektur Aomori, memicu peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Aomori, Iwate, dan Hokkaido, kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Gelombang setinggi 50 sentimeter tercatat di kota Urakawa, Hokkaido, pukul 00.21 waktu setempat pada hari Selasa dan di Pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate, pukul 00.10, kata JMA.

Menurut operator kereta api Jepang, layanan kereta peluru Tohoku Shinkansen di Jepang timur laut dihentikan sementara di kedua arah antara Stasiun Fukushima dan Stasiun Shin-Aomori akibat gempa tersebut.

Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara mengatakan pemerintah sedang mengumpulkan informasi mengenai korban jiwa dan kerusakan properti.

Gempa berkekuatan 7,2 SR mengguncang Jepang, memicu peringatan tsunami
Pemerintah juga telah mendirikan kantor manajemen krisis di Kantor Perdana Menteri sebagai tanggapan atas gempa tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Energi Nuklir Bakal...
Energi Nuklir Bakal Jadi Pilihan di Masa Depan
AS Kembangkan Baterai...
AS Kembangkan Baterai Nuklir Berdaya Tinggi untuk Pertahanan Militer
Anomali Gravitasi Raksasa...
Anomali Gravitasi Raksasa di Bawah Antartika Terdeteksi Semakin Kuat
Patahan Bumi Raksasa...
Patahan Bumi Raksasa Tersembunyi Ditemukan di Titik Rawan Gempa
China Bangun Pusat Nuklir...
China Bangun Pusat Nuklir dengan Teknologi Cerdas Pertama di Dunia
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Rekomendasi
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Berita Terkini
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved