AS Kembangkan Baterai Nuklir Berdaya Tinggi untuk Pertahanan Militer

Senin, 13 April 2026 - 06:58 WIB
loading...
AS Kembangkan Baterai...
AS Kembangkan Baterai Nuklir Berdaya Tinggi. FOTO/DAILY
A A A
NEWS YORK - Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan AS (DARPA) sedang mengembangkan teknologi baterai nuklir generasi baru yang ditargetkan untuk dapat memberi daya pada perangkat portabel seperti laptop selama berbulan-bulan tanpa perlu diisi ulang.

Melalui program yang dikenal sebagai Rads to Watts, inisiatif ini bertujuan untuk mengubah radiasi nuklir langsung menjadi energi listrik dalam skala yang lebih besar melalui teknologi radiovoltaik, khususnya untuk penggunaan militer di medan operasi, lokasi terpencil, dan misi luar angkasa.

DARPA mengatakan kebutuhan tersebut muncul karena keterbatasan sistem baterai konvensional yang memerlukan pengisian daya berulang kali dalam situasi operasi lapangan yang tidak memiliki akses ke sumber daya listrik.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan baterai nuklir dengan kepadatan daya lebih dari 10 watt per kilogram (W/kg), yang hampir empat kali lipat dari sistem pembangkit daya radioisotop yang digunakan pada rover Perseverance dan Curiosity di Mars, yang menghasilkan sekitar 2,6 W/kg.

Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan teknologi energi yang berbasis di AS, Avalanche Energy, telah mendapatkan kontrak senilai US$5,2 juta (sekitar RM20,96 juta) untuk mengembangkan baterai solid-state yang mampu mengubah partikel alfa menjadi energi listrik, yang dikenal sebagai teknologi alfavoltaik.

Meskipun partikel alfa diklasifikasikan sebagai lebih berbahaya bagi manusia jika terpapar langsung, para ahli menjelaskan bahwa partikel alfa lebih mudah diblokir menggunakan perisai fisik daripada bentuk radiasi lainnya, sehingga lebih cocok untuk aplikasi tertutup dan kompak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Rekomendasi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved