Flu Burung Menjadi Penyebab Utama Kematian Anjing dan Gajah Laut

Jum'at, 28 November 2025 - 08:57 WIB
loading...
A A A
Hal ini menjadikan situasi di Kepulauan Heard dan Macquarie Australia sangat penting, tetapi sayangnya berita buruk juga terjadi di sana.

Pemerintah Australia melaporkan keberadaan subtipe H5N1 2.3.4.4b di Pulau Heard selama musim kawin tahun ini, yang menyebabkan jumlah kematian yang luar biasa tinggi.


"Hingga saat ini, Australia merupakan satu-satunya benua yang bebas dari H5N1," ujar Profesor Adrian Esterman dari University of South Australia kepada Australian

Science Media Centre (SMC). "Konfirmasi flu burung H5N1 di Pulau Heard, sebuah Teritori Australia yang terpencil, menandai perkembangan penting, namun tidak terduga, dalam penyebaran virus secara global.

Pulau Heard tidak memiliki populasi manusia permanen, dan temuan saat ini terbatas pada anjing laut gajah, tanpa bukti dampaknya terhadap penguin atau burung laut. Namun, ini menjadi pengingat bahwa kita tidak boleh berpuas diri."

H5N1 juga bisa hampir sama mematikannya bagi manusia. Sejauh ini, virus ini belum menjadi pandemi manusia karena virus ini tidak memiliki kapasitas penularan antarmanusia, dengan sebagian besar infeksi terjadi di kalangan peternak unggas dan sapi perah.

Namun, mutasi yang memfasilitasi penularan antarmanusia dapat terjadi kapan saja, terutama jika seseorang terinfeksi H5N1 dan strain flu yang berbeda secara bersamaan.

Karena tingkat kematian di antara pasien yang terinfeksi dapat mencapai 50 persen, dibandingkan dengan COVID-19 yang kurang dari 1 persen secara keseluruhan, konsekuensi dari penyebaran yang tidak terkendali dapat menjadi bencana besar.

Dunia secara teknis lebih siap menghadapi pandemi H5N1 dibandingkan dengan COVID. Esterman mencatat; "Australia, bersama banyak negara lain, sudah menimbun vaksin untuk H5N1."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
Cristiano Ronaldo Menjadi...
Cristiano Ronaldo Menjadi Raja Gol dan Assist di Euro
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved