Flu Burung Menjadi Penyebab Utama Kematian Anjing dan Gajah Laut

Jum'at, 28 November 2025 - 08:57 WIB
loading...
Flu Burung Menjadi Penyebab...
Flu burung jadi penyebab utama kematian anjing dan gajah laut. FOTO/ VOA
A A A
GEORGIA - Studi terbaru menemukan bahwa 47 persen anjing dan gajah laut betina yang sedang berkembang biak di Georgia Selatan, rumah bagi populasi mamalia laut terbesar di dunia, telah mati dalam dua tahun.



Flu burung H5N1 bertanggung jawab atas sebagian besar bencana ini, dan kini telah ditemukan di antara anjing laut gajah di Pulau Heard, yang sebelumnya merupakan salah satu habitat utama spesies tersebut.


Awal bulan ini sebuah makalah melaporkan bahwa H5N1 , yang penulis sebut sebagai virus influenza burung yang sangat patogen (HPAIV), menyebabkan populasi betina yang berkembang biak di tiga koloni terbesar di Georgia Selatan menurun hingga 47 persen.

Pengamatan yang dilakukan pada tahun 2022, sebelum virus mencapai Atlantik Selatan, dibandingkan dengan pengamatan pada tahun 2024. Meskipun pulau tersebut juga memiliki koloni yang lebih kecil, penulis studi memperkirakan 53.000 betina melewatkan musim kawin jika polanya konsisten.

Banyak betina yang hilang diperkirakan telah mati, meskipun beberapa diduga telah meninggalkan pulau lebih awal tahun sebelumnya setelah anak mereka mati, yang menyebabkan mereka tidak hamil dan tidak dapat kembali.

Sementara itu, 97 persen anak anjing laut gajah mati di Valdés Argentina setelah H5N1 tiba di sana .

Sebelum HPAIV melanda, Georgia Selatan menjadi rumah bagi sekitar 54 persen anjing laut gajah selatan dunia ( Mirounga leonina), anggota keluarga anjing laut terbesar, selama musim kawin, menjadikan penurunan populasi di sana signifikan secara global.

Lebih lanjut, populasi anjing laut gajah di Samudra Hindia sudah mengalami penurunan drastis sebelum ancaman terbaru ini, dengan populasi Pulau Marion turun hingga 83 persen sejak tahun 1950-an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Infografis
Cristiano Ronaldo Menjadi...
Cristiano Ronaldo Menjadi Raja Gol dan Assist di Euro
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved