Picu Anomali Cuaca, Titik Lemah Magnet Bumi di Atlantik Selatan Semakin Besar

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:17 WIB
loading...
A A A
"Ketika Anda mencoba memahami medan magnet Bumi, penting untuk diingat bahwa medan itu bukan sekadar dipol sederhana, seperti magnet batang. Hanya dengan satelit seperti Swarm, kita dapat memetakan struktur ini sepenuhnya dan melihat perubahannya," kata Finlay.

Untuk memahami alasan meningkatnya ukuran dan intensitas SAA, kita perlu mengetahui alasan keberadaannya. Meskipun Finlay dan rekan penulis mengaitkan kelemahan tersebut dengan proses di dalam inti, makalah ini lebih berfokus pada pendokumentasian, alih-alih menjelaskan perubahannya.

Secara khusus, pertanyaan tentang bagaimana SAA berkaitan dengan Large Low Seismic Velocity Province (LLSVP) yang berada di batas inti/mantel di area yang sama, masih belum terjawab.

Kelemahan SAA memang tidak terlalu mengancam di darat, tetapi berarti satelit lebih rentan terhadap radiasi ketika melintas di atas kepala, yang dapat memicu kegagalan langsung sekaligus berkontribusi pada kerusakan kumulatif jangka panjang.

Namun, kerusakan tersebut mungkin kurang penting dibandingkan informasi yang dapat diberikan SAA tentang sifat dan evolusi medan magnet. Jika, seperti dugaan kami, medan magnet yang kuat penting bagi kelayakhunian di tempat lain, informasi tersebut bisa sangat berharga.

Meskipun Swarm awalnya dikerahkan untuk misi singkat, kinerjanya telah melampaui ekspektasi. Meskipun terpapar radiasi yang meningkat secara berkala saat satelit melewati SAA, ketiga satelit tersebut dalam kondisi baik dan operatornya berharap dapat menyediakan lebih banyak data.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved