Picu Anomali Cuaca, Titik Lemah Magnet Bumi di Atlantik Selatan Semakin Besar

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:17 WIB
loading...
Picu Anomali Cuaca,...
Titik Lemah Magnet Bumi di Atlantik Selatan Semakin Besar. FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
ALASKA - Medan magnet Bumi memiliki titik lemah raksasa yang kira-kira sejajar dengan Atlantik Selatan, dan pengamatan selama 11 tahun menunjukkan bahwa medan tersebut telah berkembang secara dramatis sejak saat itu.

Penyebab Anomali Atlantik Selatan (SAA) masih diperdebatkan, tetapi perubahannya menunjukkan bahwa SAA bersifat dinamis dalam skala waktu yang relatif singkat, mengingat bukti bahwa SAA telah bertahan dalam skala waktu geologis.

BACA JUGA - Medan Magnet Bumi Retak Dihantam Angin Matahari Berkecepatan Tinggi

Tanpa medan magnet Bumi , kehidupan di sini mustahil ada – setidaknya, apa pun yang lebih kompleks daripada bakteri. Medan magnet melindungi planet ini dari bombardir partikel bermuatan, dan karenanya membantu menjaga atmosfer kita.

Jadi, agak mengkhawatirkan bahwa kesenjangan dalam pengetahuan kita tentangnya – termasuk mengapa ia sangat bervariasi di seluruh planet – dapat memenuhi separuh samudra.

Dalam upaya mengatasi ketidaktahuan ini, Badan Antariksa Eropa mengembangkan Swarm , serangkaian tiga satelit yang mengukur magnetisme di berbagai belahan Bumi. Salah satu hasil utamanya adalah pengamatan detail SAA, yang keberadaannya telah diketahui sejak abad ke-19, tetapi awalnya dipetakan terlalu berkala sehingga tidak dapat melacak perubahannya.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa SAA tidak hanya tumbuh dalam perluasan dan titik terlemahnya sejak 2014, tetapi lajunya telah meningkat sejak 2014. Itu aneh untuk sesuatu yang telah kita lacak, meskipun kurang detail, selama hampir dua abad, tetapi bahkan lebih aneh lagi sekarang karena bukti muncul bahwa SAA jauh lebih tua, mungkin berasal dari jutaan tahun yang lalu .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Rekomendasi
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved