Picu Anomali Cuaca, Titik Lemah Magnet Bumi di Atlantik Selatan Semakin Besar

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:17 WIB
loading...
A A A
"Anomali Atlantik Selatan bukan hanya satu blok," ujar Profesor Chris Finlay dari Universitas Teknik Denmark dalam sebuah pernyataan . "Perubahannya berbeda ke arah Afrika dibandingkan di dekat Amerika Selatan. Ada sesuatu yang istimewa terjadi di wilayah ini yang menyebabkan medan magnet melemah dengan cara yang lebih intens."

SAA tidak memiliki batasan yang tegas, tetapi jika didefinisikan untuk mewakili tempat-tempat dengan medan magnet Bumi kurang dari 26.000 nanotesla (nT), SAA kini mencakup hampir 1 persen lebih luas permukaan Bumi dibandingkan tahun 2014. Luas tersebut setengah dari luas Amerika Serikat. Wilayah terlemah SAA kini mencapai 22.094 nT, turun dari 22.430 nT pada tahun 2014.

"Biasanya kita akan melihat garis-garis medan magnet yang keluar dari inti di belahan bumi selatan," tambah Finlay. "Namun di bawah Anomali Atlantik Selatan, kita melihat area tak terduga di mana medan magnet, alih-alih keluar dari inti, justru kembali ke inti.

Berkat data Swarm, kita dapat melihat salah satu area ini bergerak ke arah barat melintasi Afrika, yang berkontribusi pada melemahnya Anomali Atlantik Selatan di wilayah ini."

Meskipun ada kekhawatiran bahwa medan magnet Bumi akan berubah arah , dan mungkin menghilang sementara , SAA tidak menunjukkan kondisi medan magnet secara keseluruhan. Sebaliknya, data Swarm mengungkapkan tiga tempat dengan medan magnet yang luar biasa kuat; di Kanada dan Siberia, serta di antara Australia dan Antartika.

Anomali Siberia telah berkembang hingga mencakup tambahan 0,42 persen planet ini sejak pengamatan Swarm dimulai, dan sekarang memiliki kekuatan puncak 61.619 nT, lebih dari dua kali lipat SAA, tetapi wilayah kelebihan kekuatan Kanada telah menyusut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Rekomendasi
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Berita Terkini
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved