Arkeolog Ungkap Bangsa yang Pertama Membangun Sistem Pertahanan di Dunia
Kamis, 18 September 2025 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Padahal sebelumnya diasumsikan bahwa masyarakat petani Zaman Batu adalah yang pertama membangun pemukiman permanen, disertai dengan bangunan pertahanan, namun situs Amnya menunjukkan hal itu tidak benar.
Kelompok pemburu-pengumpul berada di balik bangunan-bangunan kuno ini, demikian simpulan tim arkeolog internasional, yang membuktikan bahwa para pengumpul makanan ini lebih maju daripada yang selama ini diperkirakan.
"Penelitian baru kami mengungkapkan bahwa penduduk Siberia Barat menjalani gaya hidup canggih yang bergantung pada sumber daya lingkungan taiga (hutan rawa) yang melimpah," kata Tanja Schreiber, salah satu peneliti di balik penemuan tersebut, dalam sebuah pernyataan .
Penduduk prasejarah Sungai Amnya mendapat manfaat dari ekosistem yang kaya, dengan melimpahnya ikan, burung, rusa besar, dan rusa kutub untuk diburu.
Setelah mereka mempelajari cara menyimpan sumber daya ini – membuat tembikar berhias rumit untuk melestarikannya – mereka pasti menyadari bahwa sumber daya tersebut merupakan target penyerang, sehingga membangun pertahanan untuk melindunginya, Schreiber dan rekan-rekannya menyarankan dalam sebuah makalah tentang temuan mereka.
Sekitar 10 situs benteng Zaman Batu diketahui hingga saat ini, menampilkan rumah-rumah lubang yang dikelilingi oleh dinding tanah, tetapi tidak ada yang setua situs Amnya yang pertama.
Kelompok pemburu-pengumpul berada di balik bangunan-bangunan kuno ini, demikian simpulan tim arkeolog internasional, yang membuktikan bahwa para pengumpul makanan ini lebih maju daripada yang selama ini diperkirakan.
"Penelitian baru kami mengungkapkan bahwa penduduk Siberia Barat menjalani gaya hidup canggih yang bergantung pada sumber daya lingkungan taiga (hutan rawa) yang melimpah," kata Tanja Schreiber, salah satu peneliti di balik penemuan tersebut, dalam sebuah pernyataan .
Penduduk prasejarah Sungai Amnya mendapat manfaat dari ekosistem yang kaya, dengan melimpahnya ikan, burung, rusa besar, dan rusa kutub untuk diburu.
Setelah mereka mempelajari cara menyimpan sumber daya ini – membuat tembikar berhias rumit untuk melestarikannya – mereka pasti menyadari bahwa sumber daya tersebut merupakan target penyerang, sehingga membangun pertahanan untuk melindunginya, Schreiber dan rekan-rekannya menyarankan dalam sebuah makalah tentang temuan mereka.
Sekitar 10 situs benteng Zaman Batu diketahui hingga saat ini, menampilkan rumah-rumah lubang yang dikelilingi oleh dinding tanah, tetapi tidak ada yang setua situs Amnya yang pertama.
Lihat Juga :