Merck Bantu Lembaga Eijkman Percepat Pengembangan Vaksin Covid-19
Jum'at, 11 September 2020 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
RiOs Essential mengintegrasikan teknik pemurnian air lengkap termasuk pre-treatment dan membran reverse osmosis (RO) berkinerja tinggi. Selain itu, Merck juga mendonasikan Magpix yang terdiri dari Luminex® dan MILLIPLEX® MAP yaitu sarana pendukung riset imunologi untuk mempelajari dinamika COVID-19 dalam sampel pasien.
Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijman - Prof. Amin Soebandrio menambahkan Saat ini prioritas utama adalah mempercepat penemuan vaksin Covid-19 untuk melindungi masyarakat dan memutus rantai infeksi Covid-19 di Indonesia.
“Pencegahan tentunya lebih baik dari pengobatan. Dukungan mitra internasional dan peralatan serta perlengkapan riset yang mumpuni sangat membantu percepatan proses riset. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi dukungan Merck Indonesia dalam hal pengadaan peralatan dan material riset yang mendukung kami dalam mengembangkan vaksin Covid-19 di Indonesia,” ungkap Prof Amin. (Lihat videonya: Tawuran Remaja Sambil Berenang Kembali Terjadi di Jakarta Utara)
Saat ini proses pembuatan vaksin sudah sampai pada tahap pembuatan sub unit protein sebagai platform yang terpilih. Secara keseluruhan, proses pembuatan vaksin membutuhkan waktu bertahun-tahun namun Lembaga Eijkman berupaya membuat benih vaksin hanya dalam waktu satu tahun. Diperkirakan vaksin Covid-19 buatan Indonesia akan tersedia untuk proses lebih lanjut, termasuk uji klinis di Indonesia pada awal semester 2021. (Iman Firmansyah)
Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijman - Prof. Amin Soebandrio menambahkan Saat ini prioritas utama adalah mempercepat penemuan vaksin Covid-19 untuk melindungi masyarakat dan memutus rantai infeksi Covid-19 di Indonesia.
“Pencegahan tentunya lebih baik dari pengobatan. Dukungan mitra internasional dan peralatan serta perlengkapan riset yang mumpuni sangat membantu percepatan proses riset. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi dukungan Merck Indonesia dalam hal pengadaan peralatan dan material riset yang mendukung kami dalam mengembangkan vaksin Covid-19 di Indonesia,” ungkap Prof Amin. (Lihat videonya: Tawuran Remaja Sambil Berenang Kembali Terjadi di Jakarta Utara)
Saat ini proses pembuatan vaksin sudah sampai pada tahap pembuatan sub unit protein sebagai platform yang terpilih. Secara keseluruhan, proses pembuatan vaksin membutuhkan waktu bertahun-tahun namun Lembaga Eijkman berupaya membuat benih vaksin hanya dalam waktu satu tahun. Diperkirakan vaksin Covid-19 buatan Indonesia akan tersedia untuk proses lebih lanjut, termasuk uji klinis di Indonesia pada awal semester 2021. (Iman Firmansyah)
(ysw)
Lihat Juga :