Penyebab Tsunami 30 Meter yang Melanda Alaska pada 10 Agustus Lalu Terungkap
Minggu, 17 Agustus 2025 - 19:17 WIB
loading...
Penyebab tsunami 30 meter di Alaska terungkap. FOTO/ Daily
A
A
A
ALASKA - Sekelompok ilmuwan telah mengidentifikasi penyebab 'tsunami misterius' yang melanda negara bagian Alaska di tenggara Amerika Serikat (AS).
Tsunami tersebut menyebabkan air mengalir deras dan mencapai ketinggian 30,48 meter di atas permukaan laut.
Seperti dilansir dari Daily Mail, pada 10 Agustus dini hari, Pusat Gempa Alaska menerima laporan tsunami lokal yang tiba-tiba di daerah terpencil, Endicott Arm.
Gelombang setinggi 3 hingga 4,57 meter tercatat di dekat Pulau Harbor, sementara di Pulau Sawyer di dekatnya, air naik hingga 30,48 meter.
Meskipun tsunami biasanya disebabkan oleh gempa bumi besar, para ilmuwan belum mendeteksi aktivitas seismik yang signifikan di daerah tersebut, sehingga menambah misteri.
Para peneliti di Pusat Gempa menganalisis data seismik dan menemukan tanah longsor besar di dekat Gletser Sawyer Selatan dengan perkiraan volume air melebihi 99 juta meter kubik.
Direktur Pusat Gempa Alaska, Michael West, mengatakan: "Ini lebih besar daripada apa pun yang pernah terjadi dalam dekade terakhir di Alaska."
Tanah longsor dapat memicu tsunami dengan memindahkan sejumlah besar air, ujarnya.
Tsunami tersebut menyebabkan air mengalir deras dan mencapai ketinggian 30,48 meter di atas permukaan laut.
Seperti dilansir dari Daily Mail, pada 10 Agustus dini hari, Pusat Gempa Alaska menerima laporan tsunami lokal yang tiba-tiba di daerah terpencil, Endicott Arm.
Gelombang setinggi 3 hingga 4,57 meter tercatat di dekat Pulau Harbor, sementara di Pulau Sawyer di dekatnya, air naik hingga 30,48 meter.
Meskipun tsunami biasanya disebabkan oleh gempa bumi besar, para ilmuwan belum mendeteksi aktivitas seismik yang signifikan di daerah tersebut, sehingga menambah misteri.
Para peneliti di Pusat Gempa menganalisis data seismik dan menemukan tanah longsor besar di dekat Gletser Sawyer Selatan dengan perkiraan volume air melebihi 99 juta meter kubik.
Direktur Pusat Gempa Alaska, Michael West, mengatakan: "Ini lebih besar daripada apa pun yang pernah terjadi dalam dekade terakhir di Alaska."
Tanah longsor dapat memicu tsunami dengan memindahkan sejumlah besar air, ujarnya.
(wbs)
Lihat Juga :