6 Senjata Rahasia AI Telkomsel Bikin Geger, Nomor 5 Bisa Bikin Petani Kaya Raya?
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 12:54 WIB
loading...
Dari asisten virtual Veronika hingga program pencetak talenta digital seperti AI Academy dan IndonesiaNEXT, Telkomsel secara konsisten membangun ekosistem AI dari hulu ke hilir. Foto: Telkomsel
A
A
A
BANDUNG - Di sebuah panggung megah yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, masa depan bangsa seolah sedang dipertontonkan. Bukan dalam bentuk cetak biru yang rumit, melainkan dalam wujud teknologi nyata yang siap mengubah cara kita bekerja, belajar, bahkan bertani.
Inilah panggung Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025, dan di jantungnya, Telkomsel memamerkan enam 'senjata' andalan mereka: solusi berbasis Artificial Intelligence (AI).
Di tengah upaya bangsa mengejar Visi Indonesia Emas 2045, Telkomsel melangkah maju, menunjukkan bahwa kecerdasan buatan bukan lagi konsep di negeri antah-berantah, melainkan alat strategis yang sudah siap digunakan di berbagai sektor vital, dari manufaktur, pertambangan, hingga pertanian.
“Partisipasi aktif kami di KSTI 2025 ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan untuk terus mengakselerasi adopsi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) demi tercapainya Visi Indonesia Emas 2045,” ujar Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna.
“Kami percaya, pemanfaatan AI secara strategis tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.”
Enam 'Senjata' AI yang Siap Mengubah Permainan
Telkomsel tidak datang dengan tangan hampa. Mereka membawa enam bukti nyata bagaimana AI bisa bekerja untuk Indonesia:
1. AI Smart Planning: Bayangkan sistem yang bisa memetakan di mana sinyal harus diperkuat dengan presisi setingkat milimeter, memastikan konektivitas merata hingga ke pelosok.
![6 Senjata Rahasia AI Telkomsel Bikin Geger, Nomor 5 Bisa Bikin Petani Kaya Raya?]()
2. AI Smart Manufacturing: Di pabrik-pabrik, ada "mata elang" AI yang tak pernah lelah, menginspeksi ribuan produk dalam sekejap untuk memastikan kualitas sempurna tanpa cacat.
3. AI Smart Mining: Jauh di lokasi pertambangan yang penuh risiko, truk-truk raksasa bergerak sendiri, mengangkut material dengan aman dan efisien, mengurangi risiko kecelakaan kerja secara drastis.
4. AI Education: Seorang siswa di pelosok desa bisa memiliki "guru virtual" pribadi yang menyesuaikan materi belajar dengan kemampuannya, membuat pendidikan lebih personal dan interaktif.
5. AI Farming: Petani di sawah bisa mengetahui kapan waktu terbaik untuk menanam atau berapa banyak pupuk yang dibutuhkan hanya dengan melihat data dari sensor pintar yang diolah AI.
![6 Senjata Rahasia AI Telkomsel Bikin Geger, Nomor 5 Bisa Bikin Petani Kaya Raya?]()
6. AI Translator: Seorang turis atau pebisnis bisa berkomunikasi lancar dengan warga lokal berkat kacamata pintar yang mampu menerjemahkan percakapan secara real-time, meruntuhkan semua batas bahasa.
Komitmen Telkomsel pada AI bukanlah hal baru. Mereka adalah satu-satunya perintis Jaringan Otonom (Autonomous Network) dari Indonesia yang telah memenangkan empat penghargaan internasional dari TM Forum pada Juli 2025.
Dari asisten virtual Veronika hingga program pencetak talenta digital seperti AI Academy dan IndonesiaNEXT, Telkomsel secara konsisten membangun ekosistem AI dari hulu ke hilir.
“KSTI 2025 sekaligus menjadi momentum strategis bagi Telkomsel untuk terus menyalakan semangat Indonesia dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80. Kami berharap, kehadiran teknologi AI terdepan dari Telkomsel dapat semakin memperkuat optimisme bangsa,”tutupIndra.
Inilah panggung Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025, dan di jantungnya, Telkomsel memamerkan enam 'senjata' andalan mereka: solusi berbasis Artificial Intelligence (AI).
Di tengah upaya bangsa mengejar Visi Indonesia Emas 2045, Telkomsel melangkah maju, menunjukkan bahwa kecerdasan buatan bukan lagi konsep di negeri antah-berantah, melainkan alat strategis yang sudah siap digunakan di berbagai sektor vital, dari manufaktur, pertambangan, hingga pertanian.
“Partisipasi aktif kami di KSTI 2025 ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan untuk terus mengakselerasi adopsi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) demi tercapainya Visi Indonesia Emas 2045,” ujar Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna.
“Kami percaya, pemanfaatan AI secara strategis tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.”
Enam 'Senjata' AI yang Siap Mengubah Permainan
![6 Senjata Rahasia AI Telkomsel Bikin Geger, Nomor 5 Bisa Bikin Petani Kaya Raya?]()
Telkomsel tidak datang dengan tangan hampa. Mereka membawa enam bukti nyata bagaimana AI bisa bekerja untuk Indonesia:
1. AI Smart Planning: Bayangkan sistem yang bisa memetakan di mana sinyal harus diperkuat dengan presisi setingkat milimeter, memastikan konektivitas merata hingga ke pelosok.

2. AI Smart Manufacturing: Di pabrik-pabrik, ada "mata elang" AI yang tak pernah lelah, menginspeksi ribuan produk dalam sekejap untuk memastikan kualitas sempurna tanpa cacat.
3. AI Smart Mining: Jauh di lokasi pertambangan yang penuh risiko, truk-truk raksasa bergerak sendiri, mengangkut material dengan aman dan efisien, mengurangi risiko kecelakaan kerja secara drastis.
4. AI Education: Seorang siswa di pelosok desa bisa memiliki "guru virtual" pribadi yang menyesuaikan materi belajar dengan kemampuannya, membuat pendidikan lebih personal dan interaktif.
5. AI Farming: Petani di sawah bisa mengetahui kapan waktu terbaik untuk menanam atau berapa banyak pupuk yang dibutuhkan hanya dengan melihat data dari sensor pintar yang diolah AI.

6. AI Translator: Seorang turis atau pebisnis bisa berkomunikasi lancar dengan warga lokal berkat kacamata pintar yang mampu menerjemahkan percakapan secara real-time, meruntuhkan semua batas bahasa.
Komitmen Telkomsel pada AI bukanlah hal baru. Mereka adalah satu-satunya perintis Jaringan Otonom (Autonomous Network) dari Indonesia yang telah memenangkan empat penghargaan internasional dari TM Forum pada Juli 2025.
Dari asisten virtual Veronika hingga program pencetak talenta digital seperti AI Academy dan IndonesiaNEXT, Telkomsel secara konsisten membangun ekosistem AI dari hulu ke hilir.
“KSTI 2025 sekaligus menjadi momentum strategis bagi Telkomsel untuk terus menyalakan semangat Indonesia dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80. Kami berharap, kehadiran teknologi AI terdepan dari Telkomsel dapat semakin memperkuat optimisme bangsa,”tutupIndra.
(dan)
Lihat Juga :