Polisi Gunakan ChatGPT untuk Melacak Pengemudi Tabrak Lari
Kamis, 17 Juli 2025 - 07:49 WIB
loading...
ChatGPT. FOTO/ DAILY
A
A
A
LONDON - Kepolisian Provinsi Udon Thani menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), ChatGPT , untuk membantu melacak pengemudi kasus tabrak lari yang menewaskan dua orang pada 6 Juli.
BACA JUGA - Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Digital
Menurut laporan Bangkok Post, tersangka melarikan diri tak lama setelah kecelakaan fatal tersebut.
Namun, pihak berwenang menemukan bagian kecil kendaraan yang diyakini milik tersangka di tempat kejadian perkara.
Selain memeriksa rekaman CCTV, polisi juga menggunakan ChatGPT untuk menganalisis gambar komponen mobil dan meminta AI untuk membantu mengidentifikasi model kendaraan Toyota yang terlibat.
Dalam waktu kurang dari tiga detik, ChatGPT berhasil mengidentifikasi komponen tersebut sebagai "penguat atas bemper depan" dengan nomor seri 52113-0K140.
AI juga menyatakan bahwa komponen tersebut milik model Toyota Hilux Vigo Champ.
Berdasarkan informasi dan rekaman CCTV tersebut, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap pengemudi yang terlibat.
Keberhasilan ini dibagikan oleh salah satu petugas investigasi kasus melalui sebuah unggahan Facebook pada 8 Juli, yang kemudian menjadi viral dengan lebih dari 2.000 kali dibagikan pada saat itu.
Warga internet umumnya memuji upaya kreatif pihak berwenang dalam menggunakan teknologi AI dalam investigasi kriminal.
BACA JUGA - Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Digital
Menurut laporan Bangkok Post, tersangka melarikan diri tak lama setelah kecelakaan fatal tersebut.
Namun, pihak berwenang menemukan bagian kecil kendaraan yang diyakini milik tersangka di tempat kejadian perkara.
Selain memeriksa rekaman CCTV, polisi juga menggunakan ChatGPT untuk menganalisis gambar komponen mobil dan meminta AI untuk membantu mengidentifikasi model kendaraan Toyota yang terlibat.
Dalam waktu kurang dari tiga detik, ChatGPT berhasil mengidentifikasi komponen tersebut sebagai "penguat atas bemper depan" dengan nomor seri 52113-0K140.
AI juga menyatakan bahwa komponen tersebut milik model Toyota Hilux Vigo Champ.
Berdasarkan informasi dan rekaman CCTV tersebut, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap pengemudi yang terlibat.
Keberhasilan ini dibagikan oleh salah satu petugas investigasi kasus melalui sebuah unggahan Facebook pada 8 Juli, yang kemudian menjadi viral dengan lebih dari 2.000 kali dibagikan pada saat itu.
Warga internet umumnya memuji upaya kreatif pihak berwenang dalam menggunakan teknologi AI dalam investigasi kriminal.
(wbs)
Lihat Juga :