TPA Bisa Pensiun? Terungkap Teknologi Sakti yang Sulap Sampah Mal Jakarta Jadi Bahan Bakar
Senin, 16 Juni 2025 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
"Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat rantai pasok RDF yang berkelanjutan, tetapi juga menunjukkan kepercayaan industri besar terhadap solusi yang ditawarkan oleh startup lokal seperti Jangjo,” tambah Soegito Kurniawan, GM Procurement & AFAM Indocement.
Ini adalah sebuah simbiosis yang sempurna. Sampah yang tadinya menjadi beban lingkungan, kini diubah menjadi sumber energi yang mendukung industri berat dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Dengan sistem ini, Jangjo mengklaim mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA hingga 90%. "Kami optimis dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA hingga 90%," tegas Joe Hansen, Co-founder & CEO Jangjo.
Tentu, ini baru langkah awal yang diterapkan di beberapa titik di Jakarta. Namun, keberhasilannya menjadi tamparan keras sekaligus secercah harapan. Jika mal-mal mewah saja bisa, mengapa kita tidak bisa menerapkannya dalam skala kota atau bahkannasional?
Ini adalah sebuah simbiosis yang sempurna. Sampah yang tadinya menjadi beban lingkungan, kini diubah menjadi sumber energi yang mendukung industri berat dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Dengan sistem ini, Jangjo mengklaim mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA hingga 90%. "Kami optimis dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA hingga 90%," tegas Joe Hansen, Co-founder & CEO Jangjo.
Sebuah Cetak Biru untuk Masa Depan?
Inisiatif "Junk Revolution" ini lebih dari sekadar kampanye. Ini adalah sebuah proof-of-concept, sebuah bukti nyata bahwa dengan teknologi yang tepat dan kolaborasi lintas sektor, masalah sampah yang terlihat mustahil sebenarnya bisa diatasi.Tentu, ini baru langkah awal yang diterapkan di beberapa titik di Jakarta. Namun, keberhasilannya menjadi tamparan keras sekaligus secercah harapan. Jika mal-mal mewah saja bisa, mengapa kita tidak bisa menerapkannya dalam skala kota atau bahkannasional?
(dan)
Lihat Juga :