3 Pesawat Anti Kiamat Paling Mengerikan di Dunia, Dua Diantaranya dari Amerika Serikat
Jum'at, 30 Mei 2025 - 07:35 WIB
loading...
A
A
A
Pesawat ini dirancang untuk melindungi pejabat tinggi negara, termasuk Presiden, dalam situasi perang nuklir. Il-80 dilengkapi dengan perlindungan terhadap EMP, sistem komunikasi satelit canggih, dan antena frekuensi sangat rendah (VLF) untuk berkomunikasi dengan kapal selam nuklir.
Berbeda dengan pesawat komersial, Il-80 tidak memiliki jendela di badan pesawat untuk mengurangi dampak radiasi dan ledakan nuklir. Rusia juga sedang mengembangkan versi terbaru dari pesawat ini, berbasis Il-96-400M, yang dijadwalkan mulai diproduksi pada 2024.
3. Boeing E-6B Mercury (Amerika Serikat)
Boeing E-6B Mercury adalah pesawat komando dan komunikasi milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang dikembangkan dari Boeing 707-320.
Baca Juga: Qatar Airways Pesan 160 Pesawat Boeing saat Kunjungan Trump, Nilainya Rp1.571 Triliun
Pesawat ini berfungsi sebagai penghubung antara otoritas komando nasional dan armada kapal selam nuklir, dalam misi yang dikenal sebagai TACAMO ("Take Charge And Move Out"). E-6B juga dapat mengendalikan peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman melalui sistem Airborne Launch Control System.
Dengan kemampuan komunikasi yang luas dan perlindungan terhadap EMP, E-6B memastikan bahwa perintah strategis dapat dikirimkan bahkan jika pusat komando darat hancur.
Berbeda dengan pesawat komersial, Il-80 tidak memiliki jendela di badan pesawat untuk mengurangi dampak radiasi dan ledakan nuklir. Rusia juga sedang mengembangkan versi terbaru dari pesawat ini, berbasis Il-96-400M, yang dijadwalkan mulai diproduksi pada 2024.
3. Boeing E-6B Mercury (Amerika Serikat)
![3 Pesawat Anti Kiamat Paling Mengerikan di Dunia, Dua Diantaranya dari Amerika Serikat]()
Boeing E-6B Mercury adalah pesawat komando dan komunikasi milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang dikembangkan dari Boeing 707-320.
Baca Juga: Qatar Airways Pesan 160 Pesawat Boeing saat Kunjungan Trump, Nilainya Rp1.571 Triliun
Pesawat ini berfungsi sebagai penghubung antara otoritas komando nasional dan armada kapal selam nuklir, dalam misi yang dikenal sebagai TACAMO ("Take Charge And Move Out"). E-6B juga dapat mengendalikan peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman melalui sistem Airborne Launch Control System.
Dengan kemampuan komunikasi yang luas dan perlindungan terhadap EMP, E-6B memastikan bahwa perintah strategis dapat dikirimkan bahkan jika pusat komando darat hancur.
(dan)
Lihat Juga :