PBB Umumkan Banyak Daratan yang Akan Hilang pada 2029

Kamis, 29 Mei 2025 - 14:07 WIB
loading...
A A A
Ia mengingat bahwa satu dekade lalu, prakiraan pertama kali menunjukkan kemungkinan yang sangat rendah bahwa satu tahun kalender suhu akan melampaui patokan 1,5°C. Namun, hal itu terjadi pada tahun 2024.

Setiap fraksi derajat pemanasan tambahan dapat meningkatkan gelombang panas, curah hujan ekstrem, kekeringan, dan mencairnya lapisan es, es laut, dan gletser.

Minggu lalu, China mencatat suhu melebihi 40°C (104 derajat Fahrenheit) di beberapa daerah, Uni Emirat Arab mencapai hampir 52°C (126°F), dan Pakistan diterjang angin mematikan menyusul gelombang panas yang hebat.

"Kita telah mencapai tingkat pemanasan yang berbahaya," dengan "banjir mematikan baru-baru ini di Australia, Prancis, Aljazair, India, Cina, dan Ghana, kebakaran hutan di Kanada," kata ahli iklim Friederike Otto dari Imperial College London.

"Mengandalkan minyak, gas, dan batu bara pada tahun 2025 adalah kegilaan total."

Davide Faranda, dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional CNRS Prancis, menambahkan: "Sains sudah jelas: untuk tetap berharap dalam kondisi iklim yang aman, kita harus segera memangkas emisi bahan bakar fosil dan mempercepat transisi ke energi bersih."

Pemanasan Arktik diperkirakan akan terus melampaui rata-rata global selama lima tahun ke depan, kata WMO.

Prediksi es laut untuk tahun 2025-2029 menunjukkan pengurangan lebih lanjut di Laut Barents, Laut Bering, dan Laut Okhotsk.

Prakiraan menunjukkan Asia Selatan akan lebih basah daripada rata-rata dalam lima tahun ke depan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Rekomendasi
Konflik Ruben Onsu dan...
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Melebar, Produser Cherrybelle Ikut Buka Suara
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
Kuasa Hukum Erin Wartia...
Kuasa Hukum Erin Wartia Kritik Komisi III DPR: Jangan Hanya Dengar Satu Pihak
Berita Terkini
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Infografis
Mengapa Taiwan Khawatir...
Mengapa Taiwan Khawatir akan Diinvasi China pada 2027?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved