PBB Umumkan Banyak Daratan yang Akan Hilang pada 2029

Kamis, 29 Mei 2025 - 14:07 WIB
loading...
A A A
"Hal ini sepenuhnya konsisten dengan kedekatan kita untuk melewati 1,5°C dalam jangka panjang pada akhir tahun 2020-an atau awal tahun 2030-an," kata Peter Thorne, direktur kelompok Unit Penelitian dan Analisis Iklim Irlandia di Universitas Maynooth.

"Saya perkirakan dalam dua hingga tiga tahun kemungkinan ini akan mencapai 100 persen" dalam prospek lima tahun, tambahnya.

WMO mengatakan ada kemungkinan 80 persen bahwa setidaknya satu tahun antara 2025 dan 2029 akan lebih hangat daripada tahun terpanas saat ini yang pernah tercatat: 2024.

Untuk menghaluskan variasi iklim alami, beberapa metode menilai pemanasan jangka panjang, kata direktur layanan iklim WMO, Christopher Hewitt, dalam konferensi pers.

Salah satu pendekatan menggabungkan pengamatan dari 10 tahun terakhir dengan proyeksi untuk dekade berikutnya (2015-2034). Dengan metode ini, perkiraan pemanasan saat ini adalah 1,44°C.

Belum ada konsensus tentang cara terbaik untuk menilai pemanasan jangka panjang.

Pemantau iklim Uni Eropa, Copernicus, meyakini bahwa pemanasan saat ini berada pada 1,39°C, dan memproyeksikan 1,5°C dapat tercapai pada pertengahan 2029 atau lebih cepat.

Meskipun "sangat tidak mungkin" pada angka satu persen, kini ada peluang di atas nol bahwa setidaknya satu tahun dalam lima tahun ke depan akan terjadi pemanasan melebihi 2°C.

"Ini pertama kalinya kami melihat kejadian seperti itu dalam prediksi komputer kami," kata Adam Scaife dari Kantor Meteorologi.

"Ini mengejutkan" dan "kemungkinannya akan meningkat".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Rekomendasi
Konflik Ruben Onsu dan...
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Melebar, Produser Cherrybelle Ikut Buka Suara
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Berita Terkini
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved