Kecanggihan JF-17 Pakistan, Jet Made In China yang Ditembak Jatuh India
Sabtu, 10 Mei 2025 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Sebut saja seperti pesawat J-10 yang sebelumnya diberitakan sempat menghancurkan 3 buah pesawat Rafale buatan Prancis yang dimiliki India. Berikut ini adalah beberapa spesifikasi dan kecanggihan dari pesawat JF-17 Thunder milik Pakistan.
Kecanggihan JF-17 Pakistan
JF-17 Thunder, juga dikenal sebagai FC-1 Xiaolong di Tiongkok, adalah hasil kolaborasi antara Chengdu Aircraft Industry Group (CAC) dari Tiongkok dan Pakistan Aeronautical Complex (PAC). Proyek ini dimulai pada tahun 1995 dengan tujuan menciptakan pesawat tempur multi-peran yang terjangkau dan canggih.
Prototipe pertama melakukan penerbangan perdana pada 25 Agustus 2003, dan pesawat ini resmi diperkenalkan pada 12 Maret 2007. Nama "JF" merupakan singkatan dari "Joint Fighter", mencerminkan kerja sama erat antara kedua negara dalam pengembangan teknologi militer.
JF-17 dirancang dengan pendekatan modular, memungkinkan pengembangan berbagai varian sesuai kebutuhan operasional. Varian JF-17A Blok I berfokus pada peran serangan, sementara JF-17B Blok II dikembangkan untuk superioritas udara.
Varian terbaru, JF-17C Blok III, merupakan pesawat tempur multi-peran dengan kemampuan superioritas udara yang ditingkatkan. Desain modular ini memberikan fleksibilitas dalam integrasi sistem avionik dan persenjataan, serta mempermudah pemeliharaan dan peningkatan di masa depan.
Kecanggihan JF-17 Pakistan
![Kecanggihan JF-17 Pakistan, Jet Made In China yang Ditembak Jatuh India]()
JF-17 Thunder, juga dikenal sebagai FC-1 Xiaolong di Tiongkok, adalah hasil kolaborasi antara Chengdu Aircraft Industry Group (CAC) dari Tiongkok dan Pakistan Aeronautical Complex (PAC). Proyek ini dimulai pada tahun 1995 dengan tujuan menciptakan pesawat tempur multi-peran yang terjangkau dan canggih.
Prototipe pertama melakukan penerbangan perdana pada 25 Agustus 2003, dan pesawat ini resmi diperkenalkan pada 12 Maret 2007. Nama "JF" merupakan singkatan dari "Joint Fighter", mencerminkan kerja sama erat antara kedua negara dalam pengembangan teknologi militer.
JF-17 dirancang dengan pendekatan modular, memungkinkan pengembangan berbagai varian sesuai kebutuhan operasional. Varian JF-17A Blok I berfokus pada peran serangan, sementara JF-17B Blok II dikembangkan untuk superioritas udara.
Varian terbaru, JF-17C Blok III, merupakan pesawat tempur multi-peran dengan kemampuan superioritas udara yang ditingkatkan. Desain modular ini memberikan fleksibilitas dalam integrasi sistem avionik dan persenjataan, serta mempermudah pemeliharaan dan peningkatan di masa depan.
Lihat Juga :