Ikan Berkepala Gumpalan Ditemukan di Antara 27 Spesies Baru di Peru

Kamis, 13 Maret 2025 - 09:53 WIB
loading...
Ikan Berkepala Gumpalan...
Ikan Berkepala Gumpalan. FOTO/ DAILY
A A A
LIMA - Ikan blobfish masuk spesies yang baru ditemukan di Peru ini dijuluki sebagai yang "paling jelek" di dunia. Ikan berkepala gumpalan itu merupakan salah satu dari 27 spesies baru yang ditemukan oleh para peneliti dalam perjalanan ke Alto Mayo, Peru.

BACA JUGA -Aplikasi Laut Nusantara Bikin Nelayan Bisa Tangkap Ikan-Ikan Mahal

Sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati tertinggi di planet ini, berkat luasnya 1,9 juta hektar yang mencakup semua jenis medan, dari tujuh jenis hutan hingga jurang yang menjadi habitat sempurna bagi kura-kura.

Beberapa makhluk lain yang baru ditemukan termasuk tikus amfibi , salamander perunggu, dan katak hujan, dengan banyak spesies yang ditemukan berada dalam risiko kepunahan.

Namun, ikan berkepala gumpalan inilah yang menarik perhatian karena penampilannya yang aneh, cukup khas, yang menampilkan wajah paling menyedihkan yang pernah Anda lihat.

Blobfish adalah nama pendek untuk Psychrolutes microporos, dari famili ikan Psychrolutidae.

Diperkirakan mereka dapat hidup hingga 1.200 meter di bawah permukaan, di mana tekanannya bisa lebih dari 100 kali lipat tekanan di atas tanah, oleh karena itu tubuh mereka lembek dengan tulang lunak.

Namun, mereka hanya terlihat seperti itu saat dibawa ke atas air karena perubahan tekanan tersebut, dan mungkin tidak dapat dikenali di habitat aslinya, karena biasanya berwarna abu-abu. Meskipun ikan blobfish pertama kali ditemukan pada tahun 2003 oleh ahli ekologi laut Kerryn Parkinson saat melakukan ekspedisi laut di lepas pantai Selandia Baru, ini adalah pertama kalinya ikan blobfish terlihat di Peru.

“Menemukan empat mamalia baru dalam ekspedisi apa pun adalah hal yang mengejutkan – menemukan mereka di wilayah dengan populasi manusia yang signifikan adalah hal yang luar biasa,” kata Trond Larsen, yang memimpin Program Penilaian Cepat Conservation International di Moore Center for Science, dalam sebuah pernyataan .

"Kami menemukan bahwa daerah yang lebih dekat dengan kota dan desa masih memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, termasuk spesies yang tidak ditemukan di tempat lain," kata Larsen.

"Temuan ini menggarisbawahi bahwa bahkan di daerah yang sangat dipengaruhi oleh manusia, keanekaragaman hayati dapat bertahan tetapi hanya jika ekosistem dikelola secara berkelanjutan.

Kabar baiknya adalah popularitas ikan blobfish yang viral merupakan kemenangan bagi masyarakat konservasi di seluruh dunia karena semakin banyak orang yang mengalihkan perhatian mereka untuk melindungi spesies tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Rekomendasi
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved