Tidak Mau Kalah dari NASA, China Siap Selamatkan Bumi dari Ancaman Astroid
Minggu, 16 Februari 2025 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan memo IAWN, lokasi yang berisiko meliputi Samudra Pasifik timur, Amerika Selatan bagian utara, Samudra Atlantik, Afrika, Laut Arab, dan Asia Selatan.
Pada tahun 2013, sebuah asteroid selebar 20m menghantam Chelyabinsk, Rusia dengan dampak ledakan yang setara dengan 30 bom atom, menghancurkan sekitar 300 rumah dan melukai 1.500 orang.
"Jika Asteroid 2024 YR4 menghantam wilayah perkotaan, berisiko melukai puluhan ribu penduduk," imbuh Mingtao.
ESA memperkirakan kemungkinan dampak asteroid tersebut sebesar 2,1 persen dan kemungkinan tersebut dapat terus berubah dan menjadi nol setelah lebih banyak data diperoleh.
"Meskipun orang-orang mulai fokus pada asteroid, para ilmuwan tidak melihatnya sebagai ancaman serius." Kami akan mendapatkan lebih banyak data menjelang akhir periode pengamatan April mendatang.
"Kita dapat membuat probabilitasnya lebih jelas ketika jendela pengamatan baru tiba pada tahun 2028."
"Pada saat itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diperkirakan akan mengadakan diskusi lagi untuk memutuskan apakah akan menyusun rencana pertahanan berikutnya," katanya sembari berusaha meredakan kekhawatiran banyak pihak
Pada tahun 2013, sebuah asteroid selebar 20m menghantam Chelyabinsk, Rusia dengan dampak ledakan yang setara dengan 30 bom atom, menghancurkan sekitar 300 rumah dan melukai 1.500 orang.
"Jika Asteroid 2024 YR4 menghantam wilayah perkotaan, berisiko melukai puluhan ribu penduduk," imbuh Mingtao.
ESA memperkirakan kemungkinan dampak asteroid tersebut sebesar 2,1 persen dan kemungkinan tersebut dapat terus berubah dan menjadi nol setelah lebih banyak data diperoleh.
"Meskipun orang-orang mulai fokus pada asteroid, para ilmuwan tidak melihatnya sebagai ancaman serius." Kami akan mendapatkan lebih banyak data menjelang akhir periode pengamatan April mendatang.
"Kita dapat membuat probabilitasnya lebih jelas ketika jendela pengamatan baru tiba pada tahun 2028."
"Pada saat itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diperkirakan akan mengadakan diskusi lagi untuk memutuskan apakah akan menyusun rencana pertahanan berikutnya," katanya sembari berusaha meredakan kekhawatiran banyak pihak
(wbs)
Lihat Juga :