Tidak Mau Kalah dari NASA, China Siap Selamatkan Bumi dari Ancaman Astroid
Minggu, 16 Februari 2025 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
Melalui uji pertahanan planet pertama pada tahun 2022, Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) berhasil mengubah lintasan objek penghancur ruang angkasa dengan menabraknya.
Peneliti di Pusat Sains Luar Angkasa Nasional dari Akademi Ilmu Pengetahuan China, Li Mingtao, dalam wawancara dengan China Science Daily pada hari Senin, memberi tahu bahwa Beijing telah membuat kemajuan yang menggembirakan dalam program pertahanan asteroidnya.
"Di masa mendatang, kita tidak hanya perlu memperkuat konfigurasi dan kinerja peralatan secara komprehensif, tetapi juga menumbuhkan tim yang berbakat yang didedikasikan untuk pertahanan asteroid dan menyumbangkan kebijaksanaan dan kekuatan China untuk menjaga keamanan bumi," jelasnya.
Pada bulan September 2024, Beijing meluncurkan rencana konseptual untuk misi pertama guna melindungi Bumi dari ancaman asteroid.
Berdasarkan rencana tersebut, objek luar angkasa raksasa itu akan ditabrak oleh pesawat antariksa sehingga mengubah lintasannya pada tahun 2030.
China juga merupakan bagian dari dua badan internasional, Jaringan Peringatan Asteroid Internasional (IAWN) dan Kelompok Penasihat Perencanaan Misi Luar Angkasa (SMPAG) yang mengoordinasikan pembagian informasi dan respons terhadap ancaman dari objek luar angkasa.
Asteroid 2024 YR4 dikatakan mampu menyebabkan kerusakan lokal jika bertabrakan dengan Bumi.
Menurut Mingtao, asteroid itu kemungkinan akan jatuh ke laut atau hancur saat memasuki atmosfer Bumi atau menghasilkan gelombang kejut dan radiasi jika menghantam Bumi dan dapat menghancurkan sebuah kota (city killer).
Peneliti di Pusat Sains Luar Angkasa Nasional dari Akademi Ilmu Pengetahuan China, Li Mingtao, dalam wawancara dengan China Science Daily pada hari Senin, memberi tahu bahwa Beijing telah membuat kemajuan yang menggembirakan dalam program pertahanan asteroidnya.
"Di masa mendatang, kita tidak hanya perlu memperkuat konfigurasi dan kinerja peralatan secara komprehensif, tetapi juga menumbuhkan tim yang berbakat yang didedikasikan untuk pertahanan asteroid dan menyumbangkan kebijaksanaan dan kekuatan China untuk menjaga keamanan bumi," jelasnya.
Pada bulan September 2024, Beijing meluncurkan rencana konseptual untuk misi pertama guna melindungi Bumi dari ancaman asteroid.
Berdasarkan rencana tersebut, objek luar angkasa raksasa itu akan ditabrak oleh pesawat antariksa sehingga mengubah lintasannya pada tahun 2030.
China juga merupakan bagian dari dua badan internasional, Jaringan Peringatan Asteroid Internasional (IAWN) dan Kelompok Penasihat Perencanaan Misi Luar Angkasa (SMPAG) yang mengoordinasikan pembagian informasi dan respons terhadap ancaman dari objek luar angkasa.
Asteroid 2024 YR4 dikatakan mampu menyebabkan kerusakan lokal jika bertabrakan dengan Bumi.
Menurut Mingtao, asteroid itu kemungkinan akan jatuh ke laut atau hancur saat memasuki atmosfer Bumi atau menghasilkan gelombang kejut dan radiasi jika menghantam Bumi dan dapat menghancurkan sebuah kota (city killer).
Lihat Juga :