Flight Radar: Detik-detik Mencekam Sebelum Pesawat Jeju Air 737-800 Hancur Berkeping-keping
Senin, 30 Desember 2024 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan jangkauan penerbangan sebelumnya dan pesawat lain di darat di Muan sebelum dan setelah penerbangan kecelakaan, kami yakin penjelasan pertama lebih masuk akal.
Ada beberapa kemungkinan penjelasan mengapa pesawat berhenti mengirim pesan ADS-B, termasuk hilangnya daya listrik ke transponder, kegagalan listrik yang lebih luas, atau tindakan pilot di dek penerbangan.
Video di atas menunjukkan pesawat meluncur di landasan pacu dengan mesinnya tanpa roda pendaratan yang dikerahkan. Khususnya, penutup dan bilah tampak disimpan. Pesawat terus keluar dari landasan pacu dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak susunan lampu dan tanggul.
Penerbangan Jeju Air 2216 dioperasikan oleh Boeing 737-800 dengan nomor registrasi HL8088. 737 ini didukung oleh dua mesin CFM56-7B. Pesawat ini diakuisisi oleh Jeju Air pada tahun 2017. Sebelumnya, pesawat ini pernah terbang untuk Ryanair dari tahun 2009-2016.
Para investigator Korea Selatan telah menemukan perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit dari pesawat. The Guardian , mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa perekam data penerbangan ditemukan dalam kondisi rusak.
Ada beberapa kemungkinan penjelasan mengapa pesawat berhenti mengirim pesan ADS-B, termasuk hilangnya daya listrik ke transponder, kegagalan listrik yang lebih luas, atau tindakan pilot di dek penerbangan.
Video di atas menunjukkan pesawat meluncur di landasan pacu dengan mesinnya tanpa roda pendaratan yang dikerahkan. Khususnya, penutup dan bilah tampak disimpan. Pesawat terus keluar dari landasan pacu dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak susunan lampu dan tanggul.
Penerbangan Jeju Air 2216 dioperasikan oleh Boeing 737-800 dengan nomor registrasi HL8088. 737 ini didukung oleh dua mesin CFM56-7B. Pesawat ini diakuisisi oleh Jeju Air pada tahun 2017. Sebelumnya, pesawat ini pernah terbang untuk Ryanair dari tahun 2009-2016.
Para investigator Korea Selatan telah menemukan perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit dari pesawat. The Guardian , mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa perekam data penerbangan ditemukan dalam kondisi rusak.
(wbs)
Lihat Juga :