Hacker Jahil Berulah, Maskapai Japan Airlines Jadi Korban: Sistem Lumpuh, Penerbangan Ditunda

Jum'at, 27 Desember 2024 - 07:28 WIB
loading...
A A A
Motohiro Tsuchiya, seorang profesor media dan tata kelola di Sekolah Pascasarjana Universitas Keio, mengatakan gangguan itu mungkin disebabkan oleh serangan Distributed Denial of Service - yang dikenal sebagai serangan DDoS - di mana pelaku membanjiri server dengan lalu lintas internet untuk mencegah pengguna mengakses layanan online yang terhubung.

“Jika itu adalah serangan DDOS yang dilakukan oleh seseorang di luar ketika banyak orang sedang bepergian, itu mungkin hanya upaya untuk menyabotase bisnis," katanya. "Dari sudut pandang yang lebih jahat, itu bisa menjadi cara untuk memanipulasi harga saham JAL."

Meskipun cakupan kerusakan kali ini minimal, Tsuchiya menunjukkan bahwa insiden seperti ini menggambarkan mengapa Jepang harus mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan tindakan pencegahan serangan sibernya.

“Pemerintah memulai pembicaraan musim panas ini untuk menerapkan apa yang disebut 'pertahanan siber aktif,'" katanya. "Ini belum dibuat menjadi undang-undang, tapi saya pikir ini adalah kasus lain yang menunjukkan perlunya hal itu."

Baca Juga: Hacker Bobol Sistem Keamanan NASA, Justru Diganjar Ucapan Terima Kasih dan Piagam Penghargaan

Namun, beberapa ahli meragukan klaim serangan siber JAL karena gangguan tersebut disebabkan oleh masalah dengan router, yang juga khas dalam kegagalan sistem.

"Bisa jadi ada sesuatu yang salah konfigurasi ... oleh kesalahan manusia atau oleh serangan," kata Paul S. Ziegler, pendiri dan CEO Reflare, sebuah perusahaan konsultankeamanansiber.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Rekomendasi
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Berita Terkini
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved