Hacker Jahil Berulah, Maskapai Japan Airlines Jadi Korban: Sistem Lumpuh, Penerbangan Ditunda
Jum'at, 27 Desember 2024 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
"Ketika saya melihat menu reservasi, tertulis, 'Kami memiliki informasi tentang tanggal reservasi Anda. Silakan periksa detailnya di sini.' Ketika saya benar-benar mengetuknya, tidak ada penjelasan yang diberikan. Penerbangannya tercantum, tapi hanya itu saja," katanya.
![Hacker Jahil Berulah, Maskapai Japan Airlines Jadi Korban: Sistem Lumpuh, Penerbangan Ditunda]()
Layar besar di Bandara Haneda menunjukkan penerbangan Japan Airlines ditunda pada hari Kamis. Foto: AFP/Francis Tang
Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi pada hari Kamis mengatakan bahwa kementerian transportasi telah mendesak JAL untuk melakukan yang terbaik untuk memulihkan sistem dan untuk menanggapi penumpang yang terkena dampak, banyak di antaranya kemungkinan adalah pelancong liburan.
Tetapi memperbaiki jadwal penerbangan mungkin memerlukan waktu.
“Kegagalan sistem akan segera diperbaiki, tetapi belum ada indikasi kapan penundaan jadwal penerbangan akan diselesaikan,” kata Tatsuki Shirai, Public Relation JAL.
Dalam pernyataan awal JAL, perusahaan mengatakan bahwa mereka "mengalami serangan siber,". Tetapi kata-kata itu kemudian diubah menjadi: "kegagalan sistem dalam peralatan jaringan,”.
Seorang juru bicara JAL mengatakan perubahan itu dimaksudkan untuk mengurangi kecemasan pelanggan.

Layar besar di Bandara Haneda menunjukkan penerbangan Japan Airlines ditunda pada hari Kamis. Foto: AFP/Francis Tang
Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi pada hari Kamis mengatakan bahwa kementerian transportasi telah mendesak JAL untuk melakukan yang terbaik untuk memulihkan sistem dan untuk menanggapi penumpang yang terkena dampak, banyak di antaranya kemungkinan adalah pelancong liburan.
Tetapi memperbaiki jadwal penerbangan mungkin memerlukan waktu.
“Kegagalan sistem akan segera diperbaiki, tetapi belum ada indikasi kapan penundaan jadwal penerbangan akan diselesaikan,” kata Tatsuki Shirai, Public Relation JAL.
Dalam pernyataan awal JAL, perusahaan mengatakan bahwa mereka "mengalami serangan siber,". Tetapi kata-kata itu kemudian diubah menjadi: "kegagalan sistem dalam peralatan jaringan,”.
Seorang juru bicara JAL mengatakan perubahan itu dimaksudkan untuk mengurangi kecemasan pelanggan.
Lihat Juga :