Kenapa Hiroshima dan Nagasaki Bisa Dihuni Manusia Sedangkan Chernobyl Tidak

Selasa, 10 Desember 2024 - 10:10 WIB
loading...
A A A
Little Boy dan Fat Man diledakkan pada 2000 kaki di atas permukaan tanah sedangkan pada peristiwa meledaknya reaktor nuklir di Chernobyl terjadi tepat di atas permukaan tanah sehingga menimbulkan reaksi pada tanah di sekitaran area Chernobyl dan meninggalkan sisa-sisa radiasi yang bertahan cukup lama hingga 20.000 tahun.

Perbedaan di mana proses terjadinya ledakan itulah yang membedakan mengapa Hiroshima dan Nagasaki masih bisa ditinggali namun tidak dengan Chernobyl, pada peristiwa Hiroshima dan Nagasaki radiasi terdistribusi ke area yang lebih besar oleh mushroom cloud bukan dibenamkan ke tanah.

Tetapi zona terlarang Chernobyl bukannya tanpa kehidupan. Serigala, babi hutan dan beruang telah kembali ke hutan subur di sekitar bekas pabrik nuklir di Ukraina utara itu.

Dan menyangkut vegetasi, semua tanaman kecuali tanaman yang paling rentan dan terpapar langsung, dapat bertahan hidup. Bahkan di daerah yang paling banyak terpapar radiasi di zona itu, vegetasi dapat pulih dalam waktu tiga tahun.

Manusia, mamalia, dan burung akan mati jika menerima paparan radiasi sebanyak yang diterima tumbuhan di daerah yang terkontaminasi itu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Gunakan Satelit, IAEA...
Gunakan Satelit, IAEA Identifikasi Lokasi Iran Menyimpan Uranium
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved