PBB Vonis Tiga Perempat Wilayah di Bumi Akan Kering Permanen

Selasa, 10 Desember 2024 - 06:49 WIB
loading...
A A A
“Kekeringan akan berakhir. Namun, ketika iklim suatu wilayah menjadi lebih kering, kemampuan untuk kembali ke kondisi sebelumnya akan hilang. Iklim yang lebih kering yang kini memengaruhi wilayah yang luas di seluruh dunia tidak akan kembali seperti sebelumnya, dan perubahan ini mengubah kehidupan di Bumi.”

Konferensi global di bawah naungan UNCCD di Riyadh, Arab Saudi, yang akan berakhir pada hari Jumat, 13 Desember, sudah setengah jalan. Meskipun menjadi salah satu negara paling kering di dunia dan menjadi pendorong utama penggurunan di seluruh dunia, Arab Saudi sejauh ini masih enggan, termasuk pada konferensi para pihak (COP) konvensi kerangka kerja PBB tentang perubahan iklim di Azerbaijan bulan sebelumnya.

Menurut laporan oleh UNCCD Science-Policy Interface (SPI), badan PBB yang menilai ilmu degradasi lahan dan kekeringan, perubahan iklim yang disebabkan manusia merupakan pendorong utama perubahan ini karena dunia gagal mengatasi emisi gas rumah kaca, pertanian intensif, dan aktivitas manusia lainnya.

Hal ini menyebabkan pemanasan global dan memengaruhi curah hujan, kehidupan tanaman, dan penguapan, yang menyebabkan meningkatnya kekeringan.

Menurut UN SPI, pada tahun 2020, sekitar 30 persen dari populasi dunia, yaitu 2,3 miliar orang, tinggal di daerah kering. Pada tahun 2100, jumlah tersebut diperkirakan akan berlipat ganda jika emisi karbon tidak dikendalikan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Rekomendasi
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Wilayah Paling Luas di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved