PBB Vonis Tiga Perempat Wilayah di Bumi Akan Kering Permanen
Selasa, 10 Desember 2024 - 06:49 WIB
loading...
PBB Vonis Tiga Perempat Wilayah di bumi akan kering. FOTO/ DAILY
A
A
A
LONDON - Tiga perempat daratan Bumi telah menjadi lebih kering secara permanen dalam tiga dekade terakhir, menurut penelitian terkini oleh Konvensi PBB untuk Memerangi Penggurunan (UNCCD), yang diterbitkan pada hari Senin, 9 Desember 2024.
BACA JUGA- PBB Curiga Pembelian Alat Kesehatan Rugikan Negara
Menurut laporan tersebut, lahan kering kini mencakup 40 persen daratan dunia, tidak termasuk Antartika. Daerah tersebut telah berubah dari daerah lembap menjadi daerah kering, di mana kegiatan pertanian tidak lagi memungkinkan.
Lahan kering adalah wilayah di mana sebagian besar air hujan hilang karena penguapan, sementara hanya 10 persen yang tersisa untuk tanaman. Menurut penelitian, dua pertiga daratan di bumi akan menahan lebih sedikit air pada pertengahan abad ini.
Para ilmuwan menemukan bahwa kekeringan yang terus meningkat antara tahun 1990 dan 2015 di Afrika telah mengakibatkan kerugian sebesar 12 persen dalam PDB-nya. Secara khusus, beberapa tanaman seperti jagung sangat terpengaruh, dengan hasil panen yang diproyeksikan akan berkurang setengahnya di Kenya pada tahun 2050.
Diperkirakan bahwa dalam setengah dekade berikutnya, Afrika akan mengalami penurunan 16 persen PDB sementara Asia akan mengalami sekitar 7 persen.
“Tidak seperti kekeringan—periode sementara dengan curah hujan rendah—kekeringan merupakan transformasi yang permanen dan tak henti-hentinya,” kata Ibrahim Thiaw, sekretaris eksekutif konvensi PBB untuk memerangi penggurunan (UNCCD).
BACA JUGA- PBB Curiga Pembelian Alat Kesehatan Rugikan Negara
Menurut laporan tersebut, lahan kering kini mencakup 40 persen daratan dunia, tidak termasuk Antartika. Daerah tersebut telah berubah dari daerah lembap menjadi daerah kering, di mana kegiatan pertanian tidak lagi memungkinkan.
Lahan kering adalah wilayah di mana sebagian besar air hujan hilang karena penguapan, sementara hanya 10 persen yang tersisa untuk tanaman. Menurut penelitian, dua pertiga daratan di bumi akan menahan lebih sedikit air pada pertengahan abad ini.
Para ilmuwan menemukan bahwa kekeringan yang terus meningkat antara tahun 1990 dan 2015 di Afrika telah mengakibatkan kerugian sebesar 12 persen dalam PDB-nya. Secara khusus, beberapa tanaman seperti jagung sangat terpengaruh, dengan hasil panen yang diproyeksikan akan berkurang setengahnya di Kenya pada tahun 2050.
Diperkirakan bahwa dalam setengah dekade berikutnya, Afrika akan mengalami penurunan 16 persen PDB sementara Asia akan mengalami sekitar 7 persen.
“Tidak seperti kekeringan—periode sementara dengan curah hujan rendah—kekeringan merupakan transformasi yang permanen dan tak henti-hentinya,” kata Ibrahim Thiaw, sekretaris eksekutif konvensi PBB untuk memerangi penggurunan (UNCCD).
Lihat Juga :