Toshiba Bantu Airbus Ciptakan Mesin Pesawat Bertenaga Hidrogen

Kamis, 14 November 2024 - 09:54 WIB
loading...
Toshiba Bantu Airbus...
Airbus siap ciptakan mesin pesawat bertenaga hidrogen. FOTO/ SCIENCE ALERT
A A A
PARIS - Airbus dan Toshiba bekerja sama membuat superkonduktivitas untuk pesawat bertenaga hidrogen masa depan. Dalam upaya untuk mendekarbonisasi industri penerbangan, pesawat bertenaga hidrogen adalah salah satu solusi yang menjanjikan untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.

BACA JUGA - Jepang Minta Secepatnya Pesawat Bertenaga Hidrogen Diluncurkan

Teknologi superkonduktor menawarkan keuntungan unik untuk pesawat ini, menggunakan hidrogen cair -253°C sebagai bahan bakar tetapi juga untuk mendinginkan sistem propulsi listrik secara efisien. Teknologi kriogenik dapat memungkinkan transmisi daya yang hampir tidak terganggu dalam sistem listrik pesawat, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi energi dan kinerjanya.

“Bermitra dengan Toshiba menghadirkan peluang unik untuk melampaui batasan superkonduktor parsial dan motor listrik konvensional saat ini. Melalui kolaborasi ini, kami bermaksud menghadirkan teknologi terobosan yang dapat membuka kemungkinan desain baru, khususnya untuk pesawat bertenaga hidrogen masa depan Airbus,” kata Grzegorz Ombach, Wakil Presiden Senior dan Kepala Disruptive R&T Airbus.

Keahlian Toshiba dalam teknologi superkonduktor untuk aliran arus tinggi, teknologi penggerak motor untuk kontrol arus yang presisi, dan teknologi mesin putar canggih untuk operasi yang stabil dan berkecepatan tinggi, membentuk fondasi yang kuat untuk kemitraan ini.

'' Kami berdua menyadari potensi luar biasa dari teknologi superkonduktor dalam membentuk masa depan pesawat dan mendorong dekarbonisasi industri penerbangan. Kami yakin bahwa kolaborasi kami dengan Airbus akan memainkan peran penting dalam memajukan teknologi generasi mendatang untuk sektor kedirgantaraan,” kata Tsutomu Takeuchi, Pejabat Korporat Toshiba, yang bertanggung jawab atas bisnis Sistem Daya, dan Direktur Toshiba Energy Systems & Solutions Corporation.

Para mitra tersebut bertujuan untuk mengembangkan bersama motor superkonduktor berdaya dua megawatt.

Selama 10 tahun terakhir, Airbus telah berupaya untuk mengurangi risiko teknologi superkonduktor. Baru-baru ini, Airbus UpNext meluncurkan Cryoprop, sebuah demonstran untuk menguji sistem propulsi listrik superkonduktor kelas dua megawatt.

Toshiba telah melakukan penelitian dan pengembangan aplikasi teknologi superkonduktor selama hampir setengah abad dan telah merilis prototipe motor superkonduktivitas kelas dua megawatt miliknya sendiri untuk aplikasi mobilitas pada bulan Juni 2022.

Airbus Tech Hub Japan diumumkan pada bulan Mei 2024. Inisiatif ini dirancang untuk mengembangkan kemitraan di negara tersebut guna memajukan penelitian, teknologi, dan inovasi di bidang kedirgantaraan serta mendorong batasan untuk mempersiapkan pesawat generasi berikutnya. Kemitraan antara Toshiba dan Airbus merupakan pencapaian pertama dari ambisi ini di Jepang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Satu Lagi Pesawat Tempur...
Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS
Jepang Melarang Penggunaan...
Jepang Melarang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April 2026
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Rekomendasi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved