Hadirkan Roket Murah, China Tabuh Genderang Perang dengan SpaceX
Minggu, 03 November 2024 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun banyak kemajuan yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan China, SpaceX Elon Musk tetap menjadi pemimpin global dalam bidang roket yang dapat digunakan kembali. Namun, industri antariksa China sedang berkembang pesat, menarik investasi signifikan dan meningkatkan permintaan akan layanan peluncuran.
Pada bulan Mei 2023, Elon Musk memuji program antariksa China , menyatakan bahwa itu lebih maju daripada yang kebanyakan orang sadari. Pengakuan ini datang beberapa jam sebelum China meluncurkan tiga astronot ke stasiun antariksa sebagai bagian dari misi Shenzhou-16.
Pada bulan November, Musk membanggakan rekor dunia SpaceX dalam mengirimkan lebih dari 1.000 ton ke orbit dalam setahun, mengalahkan total muatan dari negara lain. Dia menekankan China adalah kontributor utama untuk sekitar 250 ton yang dikirim oleh seluruh dunia, di luar SpaceX.
Namun, China juga telah mengkritik AS dalam domain antariksa. Pada bulan Desember 2021, China mengajukan keluhan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyatakan bahwa satelit SpaceX nyaris menabrak stasiun antariksa mereka, menuduh AS melanggar Traktat Luar Angkasa.
Mengakui ancaman China yang semakin meningkat di bidang antariksa, Pentagon telah mengalirkan miliaran dolar ke industri antariksa untuk menjaga dominasi AS di domain yang kritis ini. Kemajuan cepat China dalam teknologi roket yang dapat digunakan kembali lebih menegaskan perlunya investasi dan inovasi AS yang terus-menerus di sektor antariksa.
Pada bulan Mei 2023, Elon Musk memuji program antariksa China , menyatakan bahwa itu lebih maju daripada yang kebanyakan orang sadari. Pengakuan ini datang beberapa jam sebelum China meluncurkan tiga astronot ke stasiun antariksa sebagai bagian dari misi Shenzhou-16.
Pada bulan November, Musk membanggakan rekor dunia SpaceX dalam mengirimkan lebih dari 1.000 ton ke orbit dalam setahun, mengalahkan total muatan dari negara lain. Dia menekankan China adalah kontributor utama untuk sekitar 250 ton yang dikirim oleh seluruh dunia, di luar SpaceX.
Namun, China juga telah mengkritik AS dalam domain antariksa. Pada bulan Desember 2021, China mengajukan keluhan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyatakan bahwa satelit SpaceX nyaris menabrak stasiun antariksa mereka, menuduh AS melanggar Traktat Luar Angkasa.
Mengakui ancaman China yang semakin meningkat di bidang antariksa, Pentagon telah mengalirkan miliaran dolar ke industri antariksa untuk menjaga dominasi AS di domain yang kritis ini. Kemajuan cepat China dalam teknologi roket yang dapat digunakan kembali lebih menegaskan perlunya investasi dan inovasi AS yang terus-menerus di sektor antariksa.
(wbs)
Lihat Juga :