Riset WWF Temukan Fakta Jumlah Spesies Hewan di Dunia Turun hingga 73%

Minggu, 13 Oktober 2024 - 18:44 WIB
loading...
Riset WWF Temukan Fakta...
Burung endemik Papua Cucak Pantai . FOTO/ Inaturalist
A A A
SIDNEY - Riset terbaru World Wildlife Fund (WWF) pastikan populasi satwa liar global telah menurun hingga 73% dalam 50 tahun terakhir.

BACA JUGA - 4 Fakta Unik Hewan Langka di Indonesia

Riset berjudul “2024 Living Planet Report” tersebut memantau 5.495 populasi satwa liar dari spesies amfibi, burung, ikan, mamalia, dan reptil antara tahun 1970 dan 2020.

“Temuan laporan ini mengkhawatirkan, konsumsi UE terus menjadi pendorong utama hilangnya keanekaragaman hayati global, khususnya di ekosistem kritis seperti Amazon, yang mendekati titik kritis yang tidak dapat diubah.” kata Anke Schulmeister-Oldenhove, pejabat senior kebijakan kehutanan di WWF.

Studi tersebut menemukan bahwa populasi air tawar mengalami penurunan paling parah, yakni hingga 85%. Kemudian diikuti oleh populasi daratan, yang menurun hingga 69%. Populasi laut ditemukan menurun hingga 56%.

“Alam mengeluarkan panggilan darurat. Krisis terkait hilangnya alam dan perubahan iklim mendorong satwa liar dan ekosistem melampaui batasnya.” tutur Dr. Kirsten Schuijt, direktur jenderal WWF Internasional seperti dilansir dari IFL Science.

Pada tingkat regional, penelitian tersebut menemukan penurunan tercepat di Amerika Latin dan Karibia, di mana penurunan “yang mengkhawatirkan” sebesar 95% terlihat. Ini diikuti oleh Afrika, di mana populasi ditemukan telah menurun sebesar 76%, dan kemudian Asia dan Pasifik, di mana penurunannya mencapai 60%.

Kehilangan spesies yang menghancurkan ditemukan telah didorong terutama oleh strain yang berhubungan dengan manusia: Degradasi dan hilangnya habitat yang menurut penelitian tersebut didorong terutama oleh sistem pangan manusia – ditemukan sebagai pendorong utama hilangnya populasi di setiap wilayah di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
Gurita Dilatih Bermain...
Gurita Dilatih Bermain Piano dan Berhasil, Berikut Aksinya
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Pasar Pet Food Premium...
Pasar Pet Food Premium Tumbuh, Bio Cat Bidik Pemilik Anabul
Kejaksaan Diminta Segera...
Kejaksaan Diminta Segera Terbitkan P21 Kasus Kematian Hewan Melanie Subono
Miliarder AS Ini Tewas...
Miliarder AS Ini Tewas Terinjak-injak Gajah saat Berburu Kijang Punggung Kuning
Rekomendasi
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved