Cara Memblokir Pengirim Pesan Spam di Gmail 

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 22:00 WIB
loading...
Cara Memblokir Pengirim...
Cara memblokir seseorang di Gmail bisa dilakukan menggunakan laptop atau smartphone. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pesan spam di Gmail yang menumpuk tentu saja membuat sebal. Ada cara mudah memblokir pengirim pesan spam.

Kotak masuk Gmail yang dibanjiri dengan email harian tentang penjualan dan penawaran khusus cukup mengganggu. Bahkan ketika berhenti berlangganan, email ini mungkin terus datang, mengacaukan kotak masuk serta membuang kuota ruang penyimpanan.

Slash Gear melansir, Sabtu (12/10/2024) selain mengelola email promosi ini, salah satu cara terbaik untuk melindungi dari serangan siber seperti penipuan phishing dengan segera memblokir email yang mencurigakan.

Email tersebut sebagian mungkin mengaku berasal dari perusahaan terpercaya, meminta untuk memverifikasi akun, mengatur ulang kata sandi, atau mengonfirmasi detail pembayaran. Mengklik salah satu tautan atau lampiran ini dapat mengekspos perangkat ke malware atau memberi peretas akses ke informasi pribadi sensitif.

Pemblokiran, dalam segala bentuknya, bukanlah reaksi berlebihan tetapi merupakan cara untuk mengendalikan siapa yang dapat mengakses kotak masuk dan mencegah orang-orang melanggar ruang pribadi dan privasi.

Baca Juga: Gunakan Email Ternyata Picu Pemanasan Global

Berikut cara memblokir seseorang di Gmail menggunakan laptop atau smartphone :

1. Memblokir spam di Gmail menggunakan laptop


- Buka browser pilihan dan masuk ke Gmail.

- Temukan dan buka email dari pengirim yang ingin diblokir.

- Di sudut kanan atas email, klik tiga titik vertikal untuk menampilkan menu dropdown.

- Dari menu, pilih opsi Blokir [PENGIRIM]

- Pesan akan muncul meminta untuk mengonfirmasi apakah memang ingin berhenti menerima pesan dari mereka. Pastikan mengonfirmasi dengan mengklik tombol Blokir.

Prosesnya sama mudahnya di smartphone iPhone ataupun Android.

2. Memblokir spam di Gmail menggunakan smartphone



- Buka aplikasi Gmail di ponsel

- Temukan dan buka email dari orang yang ingin diblokir.

- Ketuk tiga titik horizontal di sudut kanan atas.

- Dari menu dropdown, pilih opsi Blokir [PENGIRIM].

- Pesan konfirmasi akan muncul meminta untuk mengonfirmasi apakah memang ingin berhenti menerima pesan dari mereka. Pastikan mengonfirmasi dengan mengklik tombol Blokir.

Pihak Gmail tidak akan mengirimkan pemberitahuan kepada pengirim bahwa pengguna telah memblokir mereka. Sebaliknya, semua email mendatang yang diterima dari mereka akan diam-diam dialihkan ke folder spam. Meskipun pesan yang tidak diinginkan ini tidak terlihat, sayangnya, pesan ini memakan ruang, jadi sebaiknya sesekali membersihkan folder spam agar tidak kehabisan ruang.

Baca Juga: Cara Melacak HP Hilang Menggunakan Email

Jika hanya ingin memblokir seseorang sementara, tidak apa-apa. Berikut cara untuk membuka blokirnya :

- Buka aplikasi Gmail.

- Temukan email yang sebelumnya mereka kirim.

- Ketuk tiga titik di sudut kanan atas email.

- Dari menu dropdown, pilih opsi "Unblock [PENGIRIM]".

- Opsinya sama apakah perangkat yang digunakan, baik itu smartphone atau laptop. Setelah menyelesaikan langkah-langkahnya, harus dapat menerima korespondensi mendatang dari mereka.

Ada cara lain untuk menyaring email yang tidak diinginkan di Gmail. Jika tidak ingin memblokir pengirim, pengguna dapat melaporkannya. Untuk melakukannya, cukup buka email di Gmail, ketuk tiga titik, dan pilih opsi Laporkan spam. Setelah melaporkan pengirim, semua pesan mendatang dari pengirim tertentu tersebut akan secara otomatis masuk ke folder Spam.

Jika email tersebut terlihat lebih seperti upaya phishing, klik tiga titik dan pilih Laporkan phishing. Ini akan memblokir pesan scam mendatang dari pengirim tersebut dan juga membantu Gmail meningkatkan sistem penyaringan untuk pengguna lain.

Sebagai alternatif, pengguna dapat mencoba berhenti berlangganan. Buka email dari pengirim, dan akan melihat opsi Batalkan langganan di sebelah nama mereka. Saat mengkliknya, pesan pop-up akan bertanya apakah yakin ingin berhenti menerima email dari alamat tersebut. Cukup klik Batalkan langganan untuk menyelesaikan prosesnya.

Namun, perlu diingat bahwa mengklik Batalkan langganan tidak akan langsung menghapus pengguna dari daftar mereka. Banyak perusahaan menggunakan sistem otomatis untuk kampanye email mereka, sehingga mungkin diperlukan satu atau dua hari agar permintaan pengguna berlaku.

Cara lainnya dengan membuat filter email khusus. Untuk melakukan ini, buka Gmail di ponsel atau browser, klik ikon roda gigi untuk membuka Pengaturan > Lihat semua pengaturan > Filter dan alamat yang diblokir, lalu klik Buat filter baru.

Formulir akan muncul untuk diisi. Masukkan alamat email pengirim di bidang Dari dan pastikan untuk memasukkan nama perusahaan di bidang Memiliki kata untuk memastikan email dari mereka disaring. Mungkin perlu waktu jika memiliki daftar panjang pengirim untuk diblokir atau dibatalkan langganannya, tetapi trik Gmail ini dapat benar-benar membantu menjaga kotak masuk tetap bersih dan pribadi.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengguna bisa Ganti...
Pengguna bisa Ganti Alamat Email di Google, Begini Caranya!
Jmail Tembus 450 Juta...
Jmail Tembus 450 Juta Kunjungan: Menggali Skandal Epstein Lewat Antarmuka Gmail
Gmail Kini Terintegrasi...
Gmail Kini Terintegrasi dengan Gemini lewat Fitur AI Baru
Akhir Era Email Alay:...
Akhir Era Email Alay: Google Diam-diam Izinkan Ganti Alamat Gmail Tanpa Hapus Akun
Indonesia Darurat Siber!...
Indonesia Darurat Siber! Ketika Ransomware, Phishing, dan DDoS Jadi Menu Harian, Apa yang Harus Dilakukan?
Gmail Sangkal Data Penggunanya...
Gmail Sangkal Data Penggunanya Mendapat Serangan Siber
2 WNA China Pengendali...
2 WNA China Pengendali Sindikat Phishing E-Tilang Palsu Diburu
Sindikat Phishing E-Tilang...
Sindikat Phishing E-Tilang Palsu Dibongkar, 5 Tersangka Dikendalikan WNA China
BRI Imbau Masyarakat...
BRI Imbau Masyarakat Waspada Bahaya Klik Tautan Palsu
Rekomendasi
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Oditur Militer: Jika...
Oditur Militer: Jika Kita Bisa Lihat Andrie Yunus, Tuntutan Bisa Lebih Tinggi
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved