Waspada Malware Berkedok Pengiriman Paket Palsu

Sabtu, 02 Mei 2020 - 11:28 WIB
loading...
Waspada Malware Berkedok...
Ilustrasi Hacker. FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - Peneliti Kaspersky baru-baru ini menemukan serangkaian serangan spam dan phishing melalui cara mengeksploitasi pandemi virus corona dengan menargetkan orang-orang yang menunggu pengiriman paket.

Para scammers berkedok sebagai karyawan jasa pengiriman akan menginformasikan kedatangan paket, namun, untuk menerimanya, calon korban harus membaca atau mengonfirmasi informasi dalam file terlampir.

Saat calon korban membuka lampiran, malware secara langsung diunduh pada komputer atau ponsel mereka.

"Meskipun semua orang pasti ingin menerima pesanan mereka tepat waktu, penting untuk selalu waspada menilai dari mana email-email tersebut berasal dan memastikan alamat halaman web dengan tepat," kata Tatyana Shcherbakova, analis konten web senior Kaspersky.

Skenario terakhir yang bisa digunakan adalah backdoor bernama Remcos yang dapat hinggap di perangkat pengguna. Malware ini dapat mengubah PC menjadi bot, mencuri data, atau mengunduh malwaren tambahan.

Phisher juga membuat salinan halaman web yang sangat dipercaya untuk layanan pengiriman populer sebagai cara mendapatkan kredensial.

Para calon korban akan didorong agar memasukkan detail, seperti email dan kata sandi menuju situs web untuk melacak paket mereka.

Agar tidak menjadi korban spam, Kaspersky dalam keterangan resminya, Sabtu (2/5/2020), merekomendasikan beberapa hal yang bisa dilakukan:

- Perhatikan dengan cermat alamat pengirim: jika berasal dari layanan email gratis atau berisi karakter yang tidak berarti, kemungkinan besar itu palsu.

- Perhatikan teks dengan seksama: perusahaan terkenal tidak akan mengirim email dengan format atau tata bahasa yang buruk.

- Jangan membuka lampiran atau klik tautan pada email dari layanan pengiriman, terutama jika pengirim bersikeras dan mendesak Anda. Lebih baik untuk menuju langsung ke situs web resmi dan masuk ke akun dari laman tersebut
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Siber Meningkat,...
Ancaman Siber Meningkat, Trellix Resmi Tunjuk NEXTGEN Jadi Distributor di Indonesia
Gawat! Terminator, Alat...
Gawat! Terminator, Alat Penjebol Antivirus dan Ransomware Dijual Bebas
Awas, Antivirus di Google...
Awas, Antivirus di Google Play Store Ini Bisa Colong Rekening Anda
Tawarkan End to End...
Tawarkan End to End Solutions, Arcserve Hadirkan Perlindungan Data
Hati-hati! Hacker Manfaatkan...
Hati-hati! Hacker Manfaatkan Game Populer untuk Matikan Antivirus
8 Antivirus Terbaik...
8 Antivirus Terbaik 2022 yang Bisa Tangkis Serangan Siber
HMPV Sudah Terdeteksi...
HMPV Sudah Terdeteksi di Indonesia, Apakah Ada Obatnya?
Kasus Influenza di China...
Kasus Influenza di China Meroket, Permintaan Obat Antivirus Tinggi
Polio Jadi Penyakit...
Polio Jadi Penyakit Berbahaya karena Tak Miliki Antivirus
Rekomendasi
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved