Serangan Pager Israel ke Hizbullah, Bukti Perangkat Komunikasi Kurang Aman

Kamis, 19 September 2024 - 19:05 WIB
loading...
A A A
Smartphone masa kini dirancang dan direkayasa dengan sangat presisi untuk meminimalkan ruang. Perangkat teknologi lain seperti earbud bahkan lebih kecil dan akan menunjukkan tanda-tanda modifikasi dengan lebih jelas.

Hal ini memerlukan penyerang untuk masuk ke dalam rantai pasokan dan menanamkan perangkat secara sembarangan atau menemukan cara agar produk tertentu sampai kepada pengguna tertentu. Rantai pasokan modern sangat luas dan terlindungi dengan baik sehingga hampir mustahil untuk melakukan salah satu dari kedua hal itu.

Namun, bukan berarti perangkat pengguna sepenuhnya aman. Badan keamanan dan organisasi swasta terus mencoba meretas perangkat – meskipun lebih sering dilakukan melalui perangkat lunak yang mereka jalankan, bukan secara fisik pada perangkat kerasnya.

Hal ini mendorong perusahaan yang membuat smartphone terus bekerja untuk mengamankan segala kemungkinan celah. Misalnya, Apple dalam beberapa tahun terakhir meluncurkan Lockdown Mode, pengaturan khusus yang sangat terbatas untuk iPhone yang membuatnya lebih aman, ditujukan untuk pengacara, aktivis, dan orang lain yang mungkin berisiko mengalami peretasan yang ditargetkan oleh pemerintah asing.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar dari Iran, Hizbullah...
Belajar dari Iran, Hizbullah Ciptakan Drone Murah untuk Serang Israel
Imbas Serangan Israel,...
Imbas Serangan Israel, Emirates Larang Penumpang Bawa Pager dan Walkie-Talkie
Dampak Israel Spoofing...
Dampak Israel Spoofing GPS, Semua Aplikasi Kacau
Selain Pager dan Walkie...
Selain Pager dan Walkie Talkie, Israel juga Meledakkan iPhone?
Mengenal Walkie-Talkie...
Mengenal Walkie-Talkie Icom V82 Hizbullah yang Diledakkan Israel
Benarkah Bom Pager Hizbullah...
Benarkah Bom Pager Hizbullah Diproduksi di Taiwan?
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Rekomendasi
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved