Serangan Pager Israel ke Hizbullah, Bukti Perangkat Komunikasi Kurang Aman
Kamis, 19 September 2024 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, tidak ada alasan untuk percaya bahwa teknologi konsumen yang biasa dibawa banyak orang sehari-hari dapat digunakan dengan cara yang sama.
Masih belum jelas bagaimana serangan terhadap pager bisa terjadi. Sumber keamanan menyebut sejumlah kecil bahan peledak ditempatkan di dalam pager, kemudian diledakkan dari jarak jauh menggunakan koneksi pager itu sendiri.
Tanpa mengetahui secara pasti bagaimana para penyerang memodifikasi pager, sulit untuk memastikan perangkat bisa membahayakan. "Orang biasa tidak perlu khawatir tentang risiko seperti bahan peledak plastik dari serangan rantai pasokan yang ditujukan pada kelompok tertentu. Meskipun peristiwa semacam itu mengganggu, tidak ada ancaman yang diketahui bagi orang-orang biasa," kata Daniel Card, anggota BCS, The Chartered Institute for IT, dilansir dari Independent.
"Telepon seluler dan perangkat elektronik umumnya sangat aman, dan kemungkinan terpengaruh oleh bahan peledak sangat jarang, hanya berlaku pada sebagian kecil populasi global yang mungkin menjadi perhatian negara atau kelompok teroris," ujar Card.
Baca Juga: Mossad Tanam Bahan Peledak di 5.000 Pager Hizbullah
Card memastikan pager dalam serangan tersebut merupakan model lama yang relatif besar, dengan banyak ruang di dalamnya dan mudah dibongkar.
Masih belum jelas bagaimana serangan terhadap pager bisa terjadi. Sumber keamanan menyebut sejumlah kecil bahan peledak ditempatkan di dalam pager, kemudian diledakkan dari jarak jauh menggunakan koneksi pager itu sendiri.
Tanpa mengetahui secara pasti bagaimana para penyerang memodifikasi pager, sulit untuk memastikan perangkat bisa membahayakan. "Orang biasa tidak perlu khawatir tentang risiko seperti bahan peledak plastik dari serangan rantai pasokan yang ditujukan pada kelompok tertentu. Meskipun peristiwa semacam itu mengganggu, tidak ada ancaman yang diketahui bagi orang-orang biasa," kata Daniel Card, anggota BCS, The Chartered Institute for IT, dilansir dari Independent.
"Telepon seluler dan perangkat elektronik umumnya sangat aman, dan kemungkinan terpengaruh oleh bahan peledak sangat jarang, hanya berlaku pada sebagian kecil populasi global yang mungkin menjadi perhatian negara atau kelompok teroris," ujar Card.
Baca Juga: Mossad Tanam Bahan Peledak di 5.000 Pager Hizbullah
Card memastikan pager dalam serangan tersebut merupakan model lama yang relatif besar, dengan banyak ruang di dalamnya dan mudah dibongkar.
Lihat Juga :