Jelang Pilkada Serentak, Kominfo Bentuk Satgas Anti Hoaks
Jum'at, 13 September 2024 - 18:32 WIB
loading...
A
A
A
“Hoaks itu juga secara aktif oleh patformnya dimitigasi, jadi bukan dari pemerintah saja, tapi juga platform aktif melakukan tagging pada hoaks,” ujar Prabu.
Satgas yang akan dibentuk Kementerian Kominfo diungkapkan Prabu akan diresmikan dalam beberapa pekan ke depan. Setidaknya, sudah ada enam platform yang siap berkomitmen untuk pencegahan berita bohong. “Yang sudah kemarin, kami undang dan berkomitmen itu ada YouTube, Meta, TikTok, Google, Snack, dan X,” katanya.
Baca Juga: Di Pilkada Serentak, Artis Masih Laris
Prabu mengatakan bahwa informasi yang tersebar di media sosial tidak ada pihak lain yang mengawasi. Berbeda dengan media mainstream yang telah melewati proses panjang, disebut 'gate keeping'.
"Kalau sama content creator enggak bisa kita konfirmasi kalau ada yang salah, atau sama netizen, itu kan nggak bisa, sebagian robot, gimana coba ini. Berbeda dengan medua mainstream yang sudah melewati proses gate keeping," ucapnya.
Satgas yang akan dibentuk Kementerian Kominfo diungkapkan Prabu akan diresmikan dalam beberapa pekan ke depan. Setidaknya, sudah ada enam platform yang siap berkomitmen untuk pencegahan berita bohong. “Yang sudah kemarin, kami undang dan berkomitmen itu ada YouTube, Meta, TikTok, Google, Snack, dan X,” katanya.
Baca Juga: Di Pilkada Serentak, Artis Masih Laris
Prabu mengatakan bahwa informasi yang tersebar di media sosial tidak ada pihak lain yang mengawasi. Berbeda dengan media mainstream yang telah melewati proses panjang, disebut 'gate keeping'.
"Kalau sama content creator enggak bisa kita konfirmasi kalau ada yang salah, atau sama netizen, itu kan nggak bisa, sebagian robot, gimana coba ini. Berbeda dengan medua mainstream yang sudah melewati proses gate keeping," ucapnya.
(msf)
Lihat Juga :