Huawei Rilis Ponsel Lipat Tiga Layar, Harganya Rp50 Juta
Jum'at, 13 September 2024 - 20:06 WIB
loading...
Mate XT memiliki tiga layar dan engsel ganda. Foto/Albawaba
A
A
A
JAKARTA - Huawei secara resmi meluncurkan ponsel lipat pertama di dunia, Mate XT. Kekhasannya terletak pada tiga layar dan engsel ganda.
Albawaba melansir, Jumat (13/9/2024) peluncuran ini dilakukan untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar ponsel pintar dan menyaingi Apple yang baru saja meluncurkan iPhone 16. Desain engsel ganda yang terbalik membentuk huruf "Z", sehingga Mate XT dapat digunakan dalam beberapa konfigurasi.
Saat dikompresi, layar OLED-nya berukuran 6,4 inci, mirip dengan ponsel layar tunggal konvensional, dan saat ini layar diperbesar menjadi berukuran 10,2 inci.
Desain ini ternyata menarik perhatian. Walhasil, lebih dari 4 juta pre-order telah dilakukan. Reuters melansir, data dari firma riset IDC menunjukkan sekitar 4 juta ponsel lipat terjual secara global pada kuartal kedua tahun ini. Namun, menurut Bloomberg, angka ini tidak akurat karena sistem reservasi hanya memberi tahu pelanggan tentang cara membeli ponsel ketika diluncurkan nanti bulan ini, pada hari yang sama dengan iPhone 16, tanpa memerlukan deposit atau pembayaran muka.
Baca Juga: Percepatan Digital Smart-Office, Huawei Luncurkan HUAWEI IdeaHub
Model dasar Mate XT dengan kapasitas 256GB dibanderol seharga 2.800 dollar AS atau Rp 43,1 juta. Sementara model 512GB dibanderol 3.089 dollar AS atau Rp 47,6 juta. Sedangkan model 1TB seharga 3.370 dollar AS atau Rp 52 juta. Semua tipenya dilengkapi dengan memori RAM 16GB.
Acara peluncuran Mate XT tidak memberikan informasi tentang chip yang digunakan untuk menggerakkan perangkat ini, sehingga banyak orang berpendapat bahwa tidak ada inovasi baru dan harga yang tinggi tidak akan memberikan peningkatan performa yang signifikan.
Albawaba melansir, Jumat (13/9/2024) peluncuran ini dilakukan untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar ponsel pintar dan menyaingi Apple yang baru saja meluncurkan iPhone 16. Desain engsel ganda yang terbalik membentuk huruf "Z", sehingga Mate XT dapat digunakan dalam beberapa konfigurasi.
Saat dikompresi, layar OLED-nya berukuran 6,4 inci, mirip dengan ponsel layar tunggal konvensional, dan saat ini layar diperbesar menjadi berukuran 10,2 inci.
Desain ini ternyata menarik perhatian. Walhasil, lebih dari 4 juta pre-order telah dilakukan. Reuters melansir, data dari firma riset IDC menunjukkan sekitar 4 juta ponsel lipat terjual secara global pada kuartal kedua tahun ini. Namun, menurut Bloomberg, angka ini tidak akurat karena sistem reservasi hanya memberi tahu pelanggan tentang cara membeli ponsel ketika diluncurkan nanti bulan ini, pada hari yang sama dengan iPhone 16, tanpa memerlukan deposit atau pembayaran muka.
Baca Juga: Percepatan Digital Smart-Office, Huawei Luncurkan HUAWEI IdeaHub
Model dasar Mate XT dengan kapasitas 256GB dibanderol seharga 2.800 dollar AS atau Rp 43,1 juta. Sementara model 512GB dibanderol 3.089 dollar AS atau Rp 47,6 juta. Sedangkan model 1TB seharga 3.370 dollar AS atau Rp 52 juta. Semua tipenya dilengkapi dengan memori RAM 16GB.
Acara peluncuran Mate XT tidak memberikan informasi tentang chip yang digunakan untuk menggerakkan perangkat ini, sehingga banyak orang berpendapat bahwa tidak ada inovasi baru dan harga yang tinggi tidak akan memberikan peningkatan performa yang signifikan.
Lihat Juga :