Perbedaan Black Hawk dan Apache, Helikopter Andalan Amerika

Sabtu, 07 September 2024 - 00:13 WIB
loading...
A A A
Ada juga Sistem Dukungan Penyimpanan Eksternal (ESSS) yang memberikan akses ke dua fitur mirip sayap masing-masing dapat mendukung hingga 2,5 ton. Beberapa peralatan yang dimuat oleh tentara pada sistem pendukung adalah tangki bahan bakar 450-galon dan 230-galon atau berbagai rudal, termasuk 16 Hellfire.

Untuk AH-64 Apache buatan Boeing dianggap sebagai salah satu helikopter serang terbaik yang pernah digunakan dalam perang. Helikopter serang ini telah beroperasi di Angkatan Darat AS sejak 1984, dan AH-64A dan AH-64E akan tetap diproduksi setidaknya hingga tahun 2028.

Salah satu dari banyak fitur mengesankan pada Apache adalah kemampuannya untuk menembakkan rudal AGM-114 Hellfire. Dikenal sebagai pembunuh tank, ini adalah rudal anti-tank berpemandu laser yang dapat ditembakkan dari jarak hampir lima mil - jauh di luar jangkauan bahkan meriam tank Abrams. Namun, AH-64E yang lebih baru kini hadir dengan Rudal Udara ke Darat Gabungan (JAGM) yang baru, di mana ada varian yang menggandakan jangkauan rudal Hellfire.

Dipasangkan dengan pod roket Hydra 70mm dan meriam rantai M230 30mm, yang dapat menembakkan 625 butir per menit, Apache secara teoritis dapat menghancurkan seluruh batalion lapis baja, dan kemudian memberikan dukungan udara untuk pasukan darat.

Tidak hanya pilot Apache dapat menjatuhkan target dari jarak jauh, tetapi helikopter juga dimuat dengan berbagai sensor yang meningkatkan presisi senjata. Target Acquisition and Designation Sight/Pilot's Night Vision Sensor (TADS/PNVS), misalnya, menyoroti target yang panas, seperti tank.

Hal ini membuat bentuk-bentuk penutup tertentu seperti kegelapan malam, asap, atau dedaunan, menjadi tidak berguna. Apache juga dilengkapi dengan sistem rotor utama empat bilah yang memberikannya kemampuan manuver yang luar biasa.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Iran Siapkan Kapal Selam...
Iran Siapkan Kapal Selam Mini Ghadir Penghancur Kapal Induk AS
Virus Hanta Ngamuk!...
Virus Hanta Ngamuk! AS Selidiki 120 Lebih Laboratorium Biologi
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Rekomendasi
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Keistimewaan Hari Jumat,...
Keistimewaan Hari Jumat, Yaumul Maiz Saat Allah Menampakan Diri di Surga
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved