Ilmuwan Top Australia Klaim Temukan Jawaban Misteri Jatuhnya Pesawat MH370

Selasa, 27 Agustus 2024 - 06:20 WIB
loading...
Ilmuwan Top Australia...
Pesawat Malaysia Airline MH370. DAILY
A A A
KUALALUMPUR - Seorang ilmuwan mengklaim bahwa dia akhirnya berhasil memecahkan misteri apa yang terjadi pada penerbangan Malaysian Airlines MH370, portal berita MailOnline melaporkan hari ini.

BACA JUGA - Penemu Bangkai Titanic Yakin Bisa Temukan Pesawat MH370

Peneliti Universitas Tasmania Vincent Lynne mengatakan dia juga telah mengidentifikasi 'lokasi persembunyian sempurna' di mana pesawat itu jatuh.

Dia mengatakan sinyal yang diterima dari hilangnya Boeing 777 di Samudera Hindia membantu menentukan pola penerbangannya sebelum MH370 dikonfirmasi hilang pada Maret 2014.

Lynne berpendapat dalam sebuah artikel yang akan diterbitkan oleh Journal of Navigation bahwa sinyal dan tinjauan terhadap reruntuhan tersebut mendukung hipotesis bahwa MH370 berada di bawah kendali ketika 'jatuh ke timur'.

Dia menyimpulkan bahwa pilot MH370 membuat keputusan terencana untuk menjatuhkan pesawat yang membawa 239 orang tersebut.

Teori serupa sebelumnya dikemukakan oleh pilot asal Inggris, Simon Hardy.

Namun, Lynne menantang teori sebelumnya bahwa pesawat tersebut jatuh ke laut dengan kecepatan tinggi setelah MH370 menyimpang dari rute Kuala Lumpur-Beijing karena alasan yang tidak diketahui.

“Ini mengubah narasi bahwa hilangnya MH370 disebabkan oleh kehabisan bahan bakar dan merupakan kecelakaan berkecepatan tinggi yang tidak direncanakan menjadi insiden yang direncanakan oleh pilot yang melakukan ‘penghilangan secara menakjubkan’ di Samudera Hindia bagian selatan,” jelas Lynne dalam LinkedIn. artikel yang mengumumkan publikasi terbarunya.

Ia kemudian berargumen bahwa kerusakan pada sayap, flap, dan flaperon pesawat tersebut serupa dengan yang dialami pesawat komersial US Airways, ketika pilotnya, Kapten Chesley Sullenberger terlibat dalam 'pendaratan terkendali' di Sungai Hudson dekat Manhattan, pada bulan Januari 2009.

Dia juga berargumen bahwa penelitiannya memberikan lokasi yang jelas di mana pesawat itu mungkin jatuh.

Menurut dia, lokasi tersebut merupakan koordinat yang tercatat dalam alat simulator penerbangan yang ditemukan Biro Investigasi Federal sebelumnya namun dianggap 'tidak relevan'.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Satu Lagi Pesawat Tempur...
Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Rekomendasi
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Infografis
Ilmuwan Klaim Cahaya...
Ilmuwan Klaim Cahaya Aurora Penanda Ada Kehidupan Alien di Uranus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved