Begini Kemeriahan TaniHub Group Rayakan Hari Tani Nasional

Senin, 24 Agustus 2020 - 21:39 WIB
loading...
Begini Kemeriahan TaniHub Group Rayakan Hari Tani Nasional
Pamitra Wineka, President dan Co-Founder TaniHub Group saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait perayaan Hari Tani Nasional yang bersamaan dengan Taniversary bertema Mudah Itu Diciptakan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - TaniHub Group kembali menghadirkan beragam kegiatan menarik dan promo menggiurkan untuk merayakan Hari Tani Nasional , yang bertepatan dengan ulang tahun ke-4 agritech startup tersebut. (Baca juga: Hingga Agustus, Pemerintah 'Pupuki' Pertanian dengan Kredit Rp25 Triliun )

Dimulai pada 24 Agustus 2020 hingga Hari Tani Nasional, yakni 24 September mendatang, Taniversary mengusung tema “Mudah Itu Diciptakan”. Berbeda dengan kegiatan serupa yang diadakan tahun lalu (TaniFest), Taniversary didominasi dengan kegiatan secara daring. Ini merupakan langkah perusahaan dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemik COVID-19.

Pamitra Wineka, President dan Co-Founder TaniHub Group, mengatakan, Taniversary bukan sekadar acara perayaan, tapi ada makna lebih di dalamnya. "Setiap tahun, kami merayakan Hari Tani Nasional untuk berterima kasih kepada para petani yang telah berjasa besar bagi ketahanan pangan negeri ini. Namun, tidak banyak masyarakat Indonesia yang memaknai hari besar ini dalam hidup mereka. Sebab itu, melalui Taniversary, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai peduli terhadap petani dan pertanian Indonesia," kata Pamitra dalam sambutannya membuka konferensi pers secara virtual, Senin (24/8/2020).

Ivan Arie Sustiawan, CEO dan Co-Founder TaniHub Group, menambahkan, mendukung pertanian Indonesia dapat dilakukan dengan mudah. Salah satunya melalui TaniHub Group.

"Tanpa perlu turun ke ladang untuk bertani, masyarakat bisa menjadi lender atau membeli hasil pertanian Indonesia. Oleh sebab itu kami memilih ‘Mudah Itu Diciptakan’ sebagai tema Taniversary tahun ini. Sekali lagi, untuk mengingatkan dan mempermudah masyarakat dalam mendukung petani Indonesia,” timpal Ivan Arie.

Dengan berlandaskan tiga pilar TaniHub Group, yakni agriculture, technology, dan social impact, Taniversary mempersembahkan berbagai promo dan kegiatan. Antara lain, harga khusus, potongan harga hingga 50%, dan berbagai kemudahan pembayaran dengan cashback hingga 50% pada saat puncak acara.

Ada pula Flash sale dan diskon hingga 50% di sejumlah marketplace yang bekerja sama dengan TaniHub Group. "Mango Fair di beberapa supermarket Jabodetabek, Bali Somer Fest di Bali, dan Fruit Fair di jaringan supermarket Giant dan Transmart. Kami juga mengadakan lomba penulisan artikel untuk para jurnalis dengan total hadiah Rp27,5 juta," sebut Ivan.

Mereka juga mengatakan promo tambahan nilai manfaat bagi hasil sebesar 1% untuk 500 lenders TaniFund, kuis berhadiah dana wallet TaniFund, serta program literasi keuangan kepada 800 petani binaan TaniFund bersama Unilever melalui program Bango Pangan Lestari.

"Tahu Hub Group juga memberikan cashback 90% untuk pembelian dengan kode Patriot TaniHub," tandasnya.

Tidak lupa, turut diadakan TaniTalks (virtual talkshow) dan Instagram Live mingguan yang akan membahas seputar dunia pertanian dengan menggandeng sejumlah pelaku, pakar, dan influencers.

"Berbagai kegiatan internal yang bertujuan untuk meningkatkan semangat TaniSquad (Sebutan kebanggaan bagi karyawan TaniHub Group) dalam memajukan pertanian Indonesia," katanya tegas.

Taniversary akan mencapai puncaknya pada 24 September 2020 dengan mongombinasikan talkshow mengenai masa depan pertanian Indonesia, acara hiburan, dan kuis yang dapat disaksikan secara langsung melalui saluran Youtube TaniHub.

TaniHub Group terdiri dari platform TaniHub, TaniFund, dan TaniSupply serta memiliki visi “Agriculture for Everyone” atau “Pertanian untuk semua”. Visi diwujudkan dengan mempercepat dampak positif dalam sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi informasi. (Baca juga: Kesaktian Gravitasi Bumi Belokan Jalur Asteroid yang Mengancam Manusia )

Agriculture (Pertanian), Technology (Teknologi), dan Social Impact (Dampak Sosial) adalah tiga pilar utama perusahaan dalam menciptakan ekosistem untuk menata ulang sektor pertanian di Indonesia.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1780 seconds (0.1#10.140)