OpenAI Umumkan Model Baru GPT-5, Ini Kecerdasannya

Senin, 15 Juli 2024 - 07:24 WIB
loading...
OpenAI Umumkan Model...
OpenAI Umumkan Model Baru GPT-5. FOTO/ DAILY
A A A
MENLO PARK - OpenAI, pengembang di balik chatbot AI terkemuka ChatGPT, telah mengumumkan peluncuran model terbaru mereka, GPT-5.

BACA JUGA - ChatGPT Solusi Kerjakan Tugas Otomatis dengan Open AI

Diiklankan sebagai "lompatan maju yang signifikan" dari pendahulunya, GPT-5 menjanjikan untuk mengatasi beberapa keterbatasan utama yang sebelumnya terlihat dalam teknologi AI percakapan.

Salah satu pendiri OpenAI, Sam Altman, baru-baru ini mengungkapkan beberapa detail tentang GPT-5 di Aspen Ideas Festival.

Dia menekankan fokus model baru untuk meminimalkan "kesalahan bodoh" yang sering dilakukan oleh sistem AI percakapan sebelumnya. Hal ini dicapai melalui berbagai kemajuan, termasuk peningkatan kemampuan pemrosesan bahasa alami dan penerapan teknik pembelajaran mesin yang lebih canggih.

Selain peningkatan akurasi, GPT-5 juga diiklankan untuk menawarkan beberapa fitur baru yang menarik. Salah satu yang paling menonjol adalah kemampuan untuk menghasilkan format teks kreatif yang berbeda, seperti puisi, kode, skrip, karya musik, email, surat, dll. Hal ini menunjukkan potensi GPT-5 yang luas untuk aplikasi di berbagai bidang, mulai dari penulisan kreatif hingga pengembangan perangkat lunak.

Peluncuran GPT-5 menandai langkah penting dalam evolusi teknologi AI percakapan. Dengan fokus pada peningkatan akurasi dan perluasan kemampuan, GPT-5 berpotensi merevolusi cara kita berinteraksi dengan komputer dan membuka jalan bagi aplikasi AI yang lebih inovatif di masa depan.

OpenAI telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa GPT-5 digunakan secara aman dan etis. Ini termasuk penerapan berbagai pengamanan untuk mencegah penyalahgunaan model dan memastikan bahwa outputnya tetap konsisten dengan nilai-nilai perusahaan.

Saat ini belum ada informasi resmi tentang kapan GPT-5 akan tersedia untuk publik. Namun, Altman telah menyatakan bahwa OpenAI berkomitmen untuk membuat teknologi mereka dapat diakses secara luas, dan mereka kemungkinan akan menjelajahi berbagai model distribusi untuk GPT-5 di masa depan.

Secara keseluruhan, peluncuran GPT-5 merupakan perkembangan yang menarik dalam dunia kecerdasan buatan. Dengan janji peningkatan akurasi, fitur baru yang kreatif, dan komitmen terhadap keamanan dan etika, GPT-5 berpotensi merevolusi cara kita berinteraksi dengan komputer dan membuka jalan bagi aplikasi AI yang lebih inovatif di masa depan.

==========
ilmuwan merekonstruksi wajah mumi misterius yang hidup di Mesir 1.500 tahun yang lalu dan dikenal karena 'hiasan kepala emasnya'

Dia berkata: 'Strukturnya terpelihara dengan sangat baik, dalam keadaan awal ditemukan, tanpa mumi dibuka.

'Sesuatu yang menarik perhatian adalah adanya rambut pendek keriting, yang dapat dilihat pada rekonstruksi tomografi.'

Dia melanjutkan: 'Awalnya, kami merekonstruksi tengkorak, berdasarkan tomografi komputer, dan kemudian menyesuaikan posisi rahang.

'Tengkorak memungkinkan kita merancang struktur seperti hidung, telinga, posisi mata, batas bibir, dan lainnya, menggunakan data yang diukur dalam pemindaian tomografi manusia yang masih hidup.

'Selanjutnya, kami menggunakan pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan ultrasound, juga pada orang yang masih hidup, untuk mengetahui ketebalan jaringan lunak di berbagai wilayah tengkorak.'

Karena asal usulnya di Mesir yang diduduki Romawi, data ketebalan jaringan digunakan dari wanita Eropa modern berusia 40 hingga 49 tahun.

Wajah yang dihasilkan dipadukan dengan wajah lain yang dibuat menggunakan proses yang disebut deformasi anatomi.

Wajah aslinya telah terungkap lebih dari 1.500 tahun setelah dia meninggal, memperlihatkan fitur 'halus' seperti semasa hidupnya.

Tim menciptakan dua versi wajah: satu objektif, dengan mata tertutup, dan dalam skala abu-abu untuk menghindari penilaian terhadap warna kulit.

Mr Moraes berkata: 'Di sinilah kami menyesuaikan wajah dan tengkorak donor virtual agar sesuai dengan parameter wanita bersepuh emas, sehingga menghasilkan wajah yang kompatibel secara struktural.

'Pada akhirnya kami melakukan referensi silang terhadap semua data, menginterpolasi proyeksi untuk membuat tampilan akhir.'

Tim membuat dua versi wajah: satu objektif, dengan mata tertutup, dan dalam skala abu-abu untuk menghindari penilaian terhadap warna kulit.

Yang lainnya menambahkan lebih banyak elemen artistik, menghidupkan rekreasi dengan warna dan gaya rambut.

Dalam kedua kasus tersebut, mereka dibantu oleh pelestarian rambut keriting pendek yang tidak biasa, yang mengungkapkan aspek lain dari penampilan wanita yang masih hidup.

Cicero berkata: 'Wajahnya lembut dan tampak awet muda.

'Dia mengingatkanku pada ibu mertuaku dalam beberapa hal! Selama prosesnya saya menunjukkannya kepada beberapa anggota keluarga dan mereka semua setuju.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Rekomendasi
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved