Dari X (Twitter) Menjadi XXX: Mudahnya Mencari Konten Pornografi
Selasa, 09 Juli 2024 - 08:34 WIB
loading...
A
A
A
Platform ini akan mengharuskan pengguna yang "secara teratur memposting" konten NSFW untuk menyesuaikan pengaturan mereka guna menandai gambar dan video yang mereka posting sebagai konten sensitif.
Aturan X berlaku untuk semua konten dewasa, baik yang dihasilkan AI, fotografi, atau animasi.
Aturan baru ini juga melarang konten yang "mempromosikan eksploitasi, non-konsensual, objektifikasi, seksualisasi, atau bahaya bagi anak di bawah umur, dan perilaku cabul."
Gara-gara legalitas konten pornografi itu, trafik X melonjak pesat. Khususnya di Indonesia. Bahkan, X masuk daftar lima besar situs yang paling sering dikunjungi netizen Indonesia.
X atau Twitter bercokol di posisi ke-4, naik sembilan peringkat dari sebelumnya di posisi ke-13.
Aturan X berlaku untuk semua konten dewasa, baik yang dihasilkan AI, fotografi, atau animasi.
Tidak Bisa Dilihat Dibawah 18 Tahun
Secara default, pengguna yang belum berusia 18 tahun atau belum memasukkan tanggal lahir mereka tidak dapat melihat materi NSFW.Aturan baru ini juga melarang konten yang "mempromosikan eksploitasi, non-konsensual, objektifikasi, seksualisasi, atau bahaya bagi anak di bawah umur, dan perilaku cabul."
Gara-gara legalitas konten pornografi itu, trafik X melonjak pesat. Khususnya di Indonesia. Bahkan, X masuk daftar lima besar situs yang paling sering dikunjungi netizen Indonesia.
X atau Twitter bercokol di posisi ke-4, naik sembilan peringkat dari sebelumnya di posisi ke-13.
Lihat Juga :