Kelenturan Sayap Pesawat Kunci Utama Hadapi Turbulensi

Jum'at, 05 Juli 2024 - 13:03 WIB
loading...
Kelenturan Sayap Pesawat...
Turbulensi pesawat. FOTO/ DAILY
A A A
TEXAS - Sayap pesawat adalah faktor terpenting kala menghadapi turbulensi, sayap dirancang dengan rasio fleksibel untuk menjaga tekanan yang tidak semestinya .

BACA JUGA - Mengenal Turbulensi di Pesawat, Bisakah Bikin Kecelakaan?

Kelenturan sayap pesawat memang memiliki peran penting dalam menghadapi turbulensi. Sayap yang fleksibel atau memiliki tingkat kelenturan yang sesuai dapat membantu pesawat menanggapi perubahan kecepatan angin atau turbulensi dengan lebih baik.

Seperti dilansir dari Mirror, turbulensi sendiri dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti perubahan kecepatan dan arah angin di atmosfer. Ketika pesawat melalui daerah turbulensi, sayap akan mengalami perubahan tekanan udara yang dapat mempengaruhi stabilitas dan keseimbangan pesawat.

Sayap yang memiliki tingkat kelenturan yang sesuai dapat menyerap sebagian getaran dan perubahan tekanan yang diakibatkan oleh turbulensi. Kelenturan ini membantu mencegah sayap dari gerakan yang mendadak atau ekstrem yang dapat memengaruhi stabilitas pesawat.

Sayap yang fleksibel juga dapat meminimalkan efek yang disebut “buffeting,” yaitu getaran yang terjadi pada sayap pesawat selama kondisi turbulensi.

Hal ini dapat meningkatkan kenyamanan penumpang dan membantu menjaga integritas struktural pesawat.

Desain sayap yang baik juga dapat memperhitungkan karakteristik aerodinamika untuk mengoptimalkan penanganan turbulensi.

Beberapa pesawat modern memiliki sayap yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan stabilitas selama kondisi turbulensi.

Selain kelenturan sayap, ada banyak faktor lain yang berkontribusi pada kemampuan pesawat menghadapi turbulensi, termasuk sistem avionik, perangkat pengaturan otomatis, dan pengalaman pilot.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Rekomendasi
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Berita Terkini
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved