Badai Beryl Diklaim Ilmuwan Tanda Awal Bencana Lebih Dahsyat Akan Melanda Bumi
Kamis, 04 Juli 2024 - 18:29 WIB
loading...
Tanda Awal Bencana Lebih Dahsyat Akan Melanda Bumi. FOTO/ DAILY
A
A
A
LONDON - Badai Beryl yang menerjang Kepulauan Grenadine pada 1 Juli 2024, dengan kecepatan angin 150 mph dan gelombang badai dahsyat, menjadikannya badai Kategori 5 (tingkat kerusakan terparah dalam skala angin topan Saffir-Simpson) paling awal yang pernah terjadi di Atlantik tropis.
BACA JUGA - Gunakan Email Ternyata Picu Pemanasan Global
Musim badai aktif di tahun 2024 memang telah diprediksi. Namun, para ilmuwan terkejut dengan kecepatan intensifikasi Beryl, yang melonjak dari badai tropis dengan kecepatan angin rata-rata 70 mph menjadi badai besar dengan kecepatan angin 130 mph hanya dalam 24 jam.
"Beryl lebih mirip badai yang biasa terjadi di puncak musim badai, bukan di bulan Juni. Intensifikasi dan kekuatannya yang cepat kemungkinan besar didorong oleh air laut yang luar biasa hangat," kata Brian Tang, profesor ilmu atmosfer di University at Albany, State University of New York.
Penelitian menunjukkan bahwa emisi bahan bakar fosil yang tinggi yang memanaskan bumi dengan cepat akan membawa lebih banyak kejutan buruk seperti ini.
BACA JUGA - Gunakan Email Ternyata Picu Pemanasan Global
Musim badai aktif di tahun 2024 memang telah diprediksi. Namun, para ilmuwan terkejut dengan kecepatan intensifikasi Beryl, yang melonjak dari badai tropis dengan kecepatan angin rata-rata 70 mph menjadi badai besar dengan kecepatan angin 130 mph hanya dalam 24 jam.
"Beryl lebih mirip badai yang biasa terjadi di puncak musim badai, bukan di bulan Juni. Intensifikasi dan kekuatannya yang cepat kemungkinan besar didorong oleh air laut yang luar biasa hangat," kata Brian Tang, profesor ilmu atmosfer di University at Albany, State University of New York.
Penelitian menunjukkan bahwa emisi bahan bakar fosil yang tinggi yang memanaskan bumi dengan cepat akan membawa lebih banyak kejutan buruk seperti ini.
Lihat Juga :