Gembong Hacker Ini Muncul Bagikan Cara Mudah Membobol Data

Minggu, 30 Juni 2024 - 15:07 WIB
loading...
Gembong Hacker Ini Muncul...
Salah satu peretas yang terlibat, yang dikenal dengan nama Kingpin. FOTO/ UNILAD
A A A
KAIRO - Para peretas yang berhasil membobol dompet Bitcoin senilai USD3 juta setelah 11 tahun lamanya, akhirnya buka suara mengenai cara mereka melakukannya.

BACA JUGA - Hacker Bjorka Kritik Pedas Pernyataan Kominfo

Kisah ini menunjukkan bahwa dunia peretasan tidak melulu tentang kejahatan, tetapi juga tentang membantu meningkatkan keamanan dan bahkan mengembalikan harta yang hilang.

Salah satu peretas yang terlibat, yang dikenal dengan nama "Kingpin" secara online, dihubungi oleh pemilik mata uang kripto anonim yang kehilangan akses ke dompetnya selama 11 tahun karena lupa kata sandi.

Dompet tersebut berisi Bitcoin senilai USD3 juta pada saat itu, yang nilainya melonjak drastis karena kenaikan harga Bitcoin selama bertahun-tahun.

Pemilik dompet kehilangan akses karena menggunakan kata sandi yang dibuat oleh pengelola kata sandi acak bernama RoboForm.

Ketakutan akan peretasan membuatnya enggan menyimpan kata sandi di komputer, sehingga ia menyimpannya dalam file terenkripsi. Namun, file tersebut rusak dan kata sandi pun hilang.

Berputus asa, pemilik dompet pun menghubungi Grand, yang terkenal di komunitas peretas karena berhasil membantu pemilik kripto lain memulihkan akses ke mata uang kripto senilai jutaan dolar.

Awalnya, Grand enggan membantu karena kesibukan, namun ia akhirnya tergerak untuk membantu pemilik dompet Bitcoin ini.

Dalam video YouTube yang diunggah Grand, pemilik dompet menjelaskan, "Saya membuat kata sandi, menyalinnya, memasukkannya ke dalam frasa sandi dompet, dan juga di file teks yang kemudian saya enkripsi."

Pada saat itu, nilai Bitcoin masih tergolong rendah, hanya beberapa ribu dolar. Namun, dengan lonjakan harga Bitcoin lebih dari 20.000 persen sejak 2013, nilai dompet tersebut pun ikut melonjak drastis.

Lalu, bagaimana cara Grand membobol dompet Bitcoin tersebut? Dia menggunakan alat yang dikembangkan oleh Badan Keamanan Nasional AS (NSA) untuk memecahkan kode pembuat kata sandi.

Upaya Grand membuahkan hasil dan dia berhasil membuka dompet Bitcoin tersebut. Kisah ini menjadi bukti bahwa peretas tidak selalu identik dengan penjahat.

Keahlian mereka juga dapat digunakan untuk tujuan positif, seperti membantu orang yang kehilangan harta benda berharga.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Idul Adha dan Teror...
Idul Adha dan Teror Data: Kita Berkurban atau Justru Jadi Korban?
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
Google Baru Rilis Pembaruan...
Google Baru Rilis Pembaruan Darurat Chrome untuk Perangi Zero-Day
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Hacker Iran Bobol Sistem...
Hacker Iran Bobol Sistem Pembaca Tanki di SPBU AS
Rekomendasi
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Keistimewaan Hari Jumat,...
Keistimewaan Hari Jumat, Yaumul Maiz Saat Allah Menampakan Diri di Surga
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved