Spesifikasi Kapal Selam K-561 Kazan Rusia yang Mampu Bertahan 100 Hari di Bawah Laut

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:18 WIB
loading...
A A A
Pada riwayatnya, Kazan seharusnya diserahkan kepada Angkatan Laut Rusia pada 2018. Namun, penyerahannya tertunda hingga 2019 karena beberapa alasan.

Setelahnya, kapal selam Kazan resmi berlayar untuk uji coba laut pertamanya pada September 2019. Akan tetapi, uji coba itu mengungkap beberapa kelemahan dari kapal, sehingga membuatnya terus dibenahi.

Melihat spesifikasinya, K-561 Kazan punya kerangka yang cukup panjang. Kapal selam ini memiliki panjang 139 meter serta lebar 13 meter dengan draft yang masuk sekitar 10 meter.

Saat meluncur di atas laut, Kazan memiliki bobot sekitar 13.800 ton. Angka tersebut bakal meningkat menjadi hampir 14.700 ton ketika menyelam di bawah permukaan.

Beralih ke performa, kapal selam ini memang memiliki teknologi yang mutakhir. Sebagai hasilnya, Kazan mampu mencapai kecepatan laut tertinggi 20 knot serta berakselerasi hingga 28 knot saat bernavigasi di bawah air.

Kemudian, Kazan bisa menjelajah sampai kedalaman 600 meter di bawah permukaan laut. Seluruh bagian kapal juga dilengkapi dengan sistem sonar dan radar canggih, ditambah lagi adanya sistem terbaru electronic warfare.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Iran Siapkan Kapal Selam...
Iran Siapkan Kapal Selam Mini Ghadir Penghancur Kapal Induk AS
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rekomendasi
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Berita Terkini
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved