Iran Siapkan Kapal Selam Mini Ghadir Penghancur Kapal Induk AS

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:26 WIB
loading...
Iran Siapkan Kapal Selam...
Iran Siapkan Kapal Selam mini Ghadir. Foto/ Viet
A A A
TEHERAN - Kapal selam Ghadir milik Iran yang kecil dan sulit dideteksi menggunakan taktik asimetris di Teluk Persia, memberikan tekanan strategis pada Angkatan Laut AS.

Simulasi pertempuran dan penilaianmiliterbaru-baru ini menunjukkan bahwa armada kapal selam mini Ghadir Iran – yang diyakini dikembangkan dari desain Yono Korea Utara – dapat menimbulkan ancaman signifikan bagi kelompok serang kapal induk AS yang beroperasi di Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Menurut analisis pertahanan, kekuatan Ghadir terletak bukan pada kemampuannya untuk secara langsung menghadapi Angkatan Laut AS, tetapi pada taktik perang asimetrisnya di perairan Teluk Persia yang dangkal, berisik, dan sempit.

Kapal selam Ghadir hanya memiliki bobot sekitar 120 ton, jauh lebih kecil daripada kapal selam konvensional. Ukurannya yang kecil membuatnya sulit dideteksi oleh sonar, terutama di daerah dengan konsentrasi kapal komersial yang tinggi dan kondisi akustik yang kompleks seperti Selat Hormuz.

Banyak sumber Barat meyakini bahwa Iran mengembangkan kapal selam kelas Ghadir berdasarkan kapal selam mini Yono buatan Korea Utara.

Laporan sebelumnya dari Kantor Intelijen Angkatan Laut AS juga menunjukkan bahwa Teheran menerima setidaknya satu kapal selam Yono dari Pyongyang sebelum memodifikasi desainnya untuk pasar domestik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved