Rusia Ciptakan Robot Depesha dan Buggy, Drone Darat Pertama di Dunia
Senin, 03 Juni 2024 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
Fitur terpenting dari mesin tersebut termasuk kekompakan, kemampuan manuver, dan daya angkut. Depesha memiliki daya angkut 150 kilogram dan drone Buggy 250 kilogram, menjadikannya perangkat yang handal bagi prajurit di garis depan.
Baca Juga: Spesifikasi Forpost-R, Drone Rusia Buatan Israel dengan Kemampuan Mengerikan
Berbagai versi robot dapat digunakan untuk menyerang personel musuh, pos pertahanan, titik tembak yang dibentengi, dan benteng. Robot ini juga dapat digunakan untuk mengatasi dan membersihkan penghalang pertahanan, seperti gigi dragon, sehingga membuka jalan bagi kendaraan lapis baja lewat. Selain itu, robot ini bisa memasang ranjau darat.
Depesha dan Buggy juga dapat dengan cepat dan diam-diam mengirimkan makanan, amunisi, dan bahan bakar ke garis depan, bahkan mengevakuasi tentara yang terluka. Robot tersebut saat ini sedang menjalani pengujian ekstensif di zona operasi militer khusus .
Baca Juga: Spesifikasi Forpost-R, Drone Rusia Buatan Israel dengan Kemampuan Mengerikan
Berbagai versi robot dapat digunakan untuk menyerang personel musuh, pos pertahanan, titik tembak yang dibentengi, dan benteng. Robot ini juga dapat digunakan untuk mengatasi dan membersihkan penghalang pertahanan, seperti gigi dragon, sehingga membuka jalan bagi kendaraan lapis baja lewat. Selain itu, robot ini bisa memasang ranjau darat.
Depesha dan Buggy juga dapat dengan cepat dan diam-diam mengirimkan makanan, amunisi, dan bahan bakar ke garis depan, bahkan mengevakuasi tentara yang terluka. Robot tersebut saat ini sedang menjalani pengujian ekstensif di zona operasi militer khusus .
(msf)
Lihat Juga :