Dokumen Algoritma Bocor, Cara Google Tentukan Peringkat Website Terkuak

Minggu, 02 Juni 2024 - 14:36 WIB
loading...
Dokumen Algoritma Bocor,...
Algoritma Google bocor. FOTO/ CNET
A A A
CUPERTINO - Algoritma Penelusuran Google tidak bocor, jadi para pakar SEO tidak memiliki semua jawabannya secara tiba-tiba. Namun, ribuan dokumen internal Google yang bocor minggu ini memberikan wawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang cara kerja raksasa internet ini.

BACA JUGA - Mengenal Apa Itu Algoritma Pemrograman

Salah satu pengungkapan paling signifikan dari 2.500 dokumen ini adalah bahwa perwakilan Google telah menyesatkan publik di masa lalu tentang bagaimana mesin pencarinya menilai dan memberi peringkat konten.

Mengapa ini penting? Peringkat Google sangat penting bagi situs web. Peringkat yang lebih tinggi berarti lebih banyak lalu lintas, yang berarti lebih banyak uang. Oleh karena itu, situs web sangat memperhatikan apa pun yang dikatakan Google tentang cara kerja pencariannya.

Dokumen yang bocor menunjukkan bahwa Google mungkin telah meremehkan pentingnya beberapa faktor, seperti klik pengguna, dalam menentukan peringkat situs web. Hal ini bertentangan dengan apa yang telah dikatakan juru bicara Google di masa lalu.

Temuan lain dari kebocoran tersebut meliputi:

Bagaimana Google menangani situs web kecil
Jenis data yang dikumpulkan dan digunakan Google
Situs web mana yang diunggulkan Google untuk topik sensitif seperti pemilu
Meskipun kebocoran tersebut memberikan wawasan baru yang berharga tentang cara kerja Google Search, penting untuk diingat bahwa informasi tersebut tidak lengkap. Google telah menyatakan bahwa beberapa dokumen yang bocor sudah usang atau tidak akurat.

Secara keseluruhan, kebocoran tersebut menimbulkan pertanyaan penting tentang transparansi Google dan bagaimana mesin pencarinya memengaruhi apa yang kita lihat secara online.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Rekomendasi
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved