Receh, Ketika Yakuza Curi Kartu Pokemon

Rabu, 29 Mei 2024 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Departemen Kepolisian Metropolitan saat ini sedang menyelidiki enam tersangka, sebagian besar berusia 20-an dan 30-an. Mereka ditengarai direkrut melalui media sosial untuk membunuh, mengangkut, dan membakar jenazah pasangan lansia di tepi Sungai Nasu. “Ini adalah kejahatan paruh waktu,” kata Taihei Ogawa, mantan detektif polisi dan analis kejahatan, dalam sebuah acara bincang-bincang online.

Badan Kepolisian Nasional menganalisa, jumlah anggota Yakuza menurun menjadi 20.400 pada tahun lalu, atau turun menjadi sepertiga dari jumlah sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan terbitnya undang-undang yang bertujuan memerangi kejahatan terorganisir. Peraturan ini menyebabkan pembatasan kemampuan anggota kelompok tertentu untuk membuka rekening bank, menyewa apartemen, membeli telepon seluler, termasuk larangan seperti mengambil asuransi.

Pada Desember 2022, pemerintah Kota Fukuoka menutup kantor yang dijalankan oleh cabang geng Kobe Yamaguchi-gumi di dekat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, serta meminta perintah pengadilan untuk menghapusnya dari jalan enam bulan kemudian.

Para ahli mengatakan penuaan anggota Yakuza dan kesulitan ekonomi juga menghambat aktivitas sindikat tersebut. Berdasarkam data polisi, jumlah anggota Yakuza yang ditangkap turun menjadi 9.610 pada 2023, dibandingkan 22.495 pada tahun 2014.

Baca Juga: Koleksi Merchandise Pokemon Kembali Diluncurkan untuk Temani Penggemar

Tindakan Yakuza juga menyebabkan banyak anggotanya mengundurkan diri dan sebagian lagi bersembunyi. Namun dalam sebuah artikel baru-baru ini, kriminolog dan pakar Yakuza, Noboru Suetomi mengatakan para pimpinan Yakuza mendorong generasi muda untuk bergabung dengan kelompok khusus daripada organisasi kriminal tradisional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pokémon Champions Meluncur...
Pokémon Champions Meluncur 8 April, Ini yang Perlu Anda Tahu!
Kalahkan Emas, Mengapa...
Kalahkan Emas, Mengapa Kartu Pokemon Bekas Logan Paul Laku Rp264 Miliar?
Tanggal Kelahiran Game...
Tanggal Kelahiran Game Pokemon Presents Bocor, Ini Detail Permainannya
Pokemon TCG Pocket,...
Pokemon TCG Pocket, Game Kartu Digital Paling Digemari
Bakal Hit, Headset Gaming...
Bakal Hit, Headset Gaming Pikachu yang Lembut dan Imut
Nintendo dan The Pokemon...
Nintendo dan The Pokemon Company Gugat Palword, Soal Apa?
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Profil Yakuza Maneges,...
Profil Yakuza Maneges, Organisasi Dakwah Bentukan Para Gus Pembela Kaum Marjinal
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Rekomendasi
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Berita Terkini
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Infografis
4 Makanan yang Boleh...
4 Makanan yang Boleh Diasup Ketika Merasa Lapar Jelang Tidur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved