Receh, Ketika Yakuza Curi Kartu Pokemon

Rabu, 29 Mei 2024 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Sedangkan Tokuryu yang tengah menjadi tren, anggotanya berulang kali dibentuk dan dibubarkan melalui media sosial. Mereka kerap melakukan penipuan, perjudian ilegal, prostitusi, dan kejahatan lainnya dari lokasi terpencil, bahkan seringkali di luar negeri.

Mereka merekrut sejumlah besar peserta yang tidak terhubung satu sama lain dan menugaskan mereka suatu peran tertentu. Mereka sering bekerja sama dengan Yakuza tradisional namun menginvestasikan pendapatan mereka pada bisnis ilegal. “Mereka menimbulkan ancaman terhadap keselamatan publik,” kata juru bicara Badan Kepolisian Nasional Jepang dalam pernyataannya.

Jumlah Tokuryu sulit diidentifikasi, namun medio 2021 dan 2023, lebih dari 10.000 orang dituduh melakukan penipuan, perdagangan narkoba, atau pemalsuan dokumen identitas. Pada April 2022, polisi menangkap 19 orang dari Kamboja yang direkrut secara anonim untuk menjalankan perusahaan telekomunikasi palsu, menipu pria lanjut usia Jepang melalui media sosial, dan melakukan perampokan besar-besaran.

Detektif pun mencermati tren Tokuryu sebagai bagian dari meningkatnya jumlah kasus penipuan media sosial. Publik berharap polisi perlu melakukan perubahan mendasar dalam memerangi kejahatan terorganisir untuk menanggapi ancaman baru, menyerukan reorganisasi dan kerja sama di seluruh departemen investigasi, mulai dari dunia maya hingga terkait perampokan dan penipuan.

Pada April 2024, polisi kemudian membentuk satuan tugas gabungan khusus menangani penipuan media sosial dan telepon untuk memperkuat tindakan pencegahan. Badan tersebut juga memperkuat upaya pengawasan terhadap pelaku remaja dan geng motor.

MG/Muhammad Rauzan Ranupane Ramadan
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pokémon Champions Meluncur...
Pokémon Champions Meluncur 8 April, Ini yang Perlu Anda Tahu!
Kalahkan Emas, Mengapa...
Kalahkan Emas, Mengapa Kartu Pokemon Bekas Logan Paul Laku Rp264 Miliar?
Tanggal Kelahiran Game...
Tanggal Kelahiran Game Pokemon Presents Bocor, Ini Detail Permainannya
Pokemon TCG Pocket,...
Pokemon TCG Pocket, Game Kartu Digital Paling Digemari
Bakal Hit, Headset Gaming...
Bakal Hit, Headset Gaming Pikachu yang Lembut dan Imut
Nintendo dan The Pokemon...
Nintendo dan The Pokemon Company Gugat Palword, Soal Apa?
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Profil Yakuza Maneges,...
Profil Yakuza Maneges, Organisasi Dakwah Bentukan Para Gus Pembela Kaum Marjinal
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Rekomendasi
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Folarin Balogun Jadi...
Folarin Balogun Jadi Starter, Amerika Serikat Tertinggal dari Belgia 1-2 di Babak Pertama
Berita Terkini
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Infografis
3 Negara yang Tetap...
3 Negara yang Tetap Mendukung Israel Ketika Dunia Mengutuknya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved